KESAKSIAN


Kamu Mendapatkan Keturunan Pada Tahun Ini

Kami adalah pasangan yang sudah menikah 1 tahun dan 11 bulan (bulan depan kami genap merayakan ulang tahun pernikahan yang ke-2). Tentu saja sebagaimana pasangan yang telah menikah, kami juga merindukan memiliki keturunan. Kami rindu, tetapi kami tetap berserah kepada Tuhan, karena kami percaya bahwa setiap keturunan dipercayakan kepada sebuah keluarga menurut waktu yang telah ditentukan-Nya, dan yang telah dianggap-Nya siap.

Pada waktu saya berulang tahun, yaitu tanggal 15 Agustus 2008, kebetulan jatuh tepat pada hari Jumat, yang mana adalah hari di mana saya mengadakan COOL (persekutuan doa, atau biasa disebut juga Komsel) bersama dengan teman-teman, yang sudah saya anggap keluarga sendiri.

Selesai kami ber-COOL ria, sebagaimana biasanya, ketua COOL kami mendoakan yang pada minggu tersebut berulang tahun. Jadi, sayapun didoakan oleh ketua COOL kami, yang mana pada minggu tersebut hanya saya yang berulang tahun. Ketika didoakan, ketua COOL kami turut mendoakan agar saya dan pasangan dapat diberikan keturunan. Pada waktu ketua kami mendoakan hal tersebut, saya dapat merasakan dengan jelas, ada seperti urapan yang turun ke atas saya. Sangat jelas sekali, bahkan serasa ada hembusan angin yang cukup keras ke atas saya. Tiba-tiba saya mendengar suara dalam hati saya, "Pada tahun ini juga kamu akan mendapatkan keturunan yang engkau rindukan."

Keesokan harinya, yaitu hari Sabtu pagi, ketika saya berangkat untuk mengajar di Binus University, saya bertanya kepada Tuhan di atas motor yang sedang saya kendarai, "Tuhan, apa yah hadiah yang Engkau berikan untuk ulang tahun saya ? Kok sampai sudah lewat 1 hari, tetapi sepertinya saya belum tahu hadiah apa yang Engkau berikan bagi saya." Lalu Tuhan menjawab dalam hati saya, sesuatu yang mengejutkan, "Loh, kan sudah Aku berikan kemarin." saya bertanya, "Apa Tuhan ?" Tuhan berkata lagi, "Yang kemarin didoakan oleh ketua COOL-mu itu." Saya langsung tersadar, oh ternyata yang itu yah...

Saya sempat berpikir begini, kalau Tuhan menjanjikan bahwa saya akan mendapatkan keturunan pada tahun ini, berarti ada waktu di mana dari tanggal 15 Agustus 2008, sampai 14 Agustus 2009 (1 tahun), untuk pasangan saya bisa hamil. Saya percaya, paling lambat tanggal 14 Agustus 2009, pasangan saya akan mengandung.

Tetapi ternyata saya salah menangkap maksud Tuhan. Pada awal bulan Desember 2008, kami dikejutkan, karena ternyata isteri saya sudah hamil. Ketika kami bawa ke dokter kandungan, sesuatu yang mengejutkan terjadi, karena menurut perkiraan dokter, bahwa anak kami akan lahir pada tanggal 10 Agustus 2009. Berarti genap sebagaimana yang dijanjikan Tuhan, bahwa tahun ini kami sudah mendapatkan keturunan. Ternyata, bukannya tahun ini baru hamil, tetapi tahun ini juga sudah mendapatkan keturunan. Luar biasa Tuhan yang kami sembah.


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter