KESAKSIAN


Lebih Dari 2 Kali Suntikan

Pada waktu anak kami, Florentia berusia 1.5 - 2 bulan, baru terlihat bahwa ada kelainan pada mata kirinya, dimana pada kelopak sebelah atas terjadi pembengkakan, yang menutup lebih kurang 1/4 mata dan apabila ia menangis, kelopak bagian atasnya menjadi besar sekali, seperti kelopak mata katak.

Sesudah di periksa oleh dokter mata, ternyata Florentia menderita penyakit tumor pembuluh darah (hemangioma capillary).  
 
Kami berusaha mencari informasi dan pendapat lain dari dokter-dokter di Singapore dan Inggris, dan Puji Tuhan, walaupun hanya melalui foto dan email, mereka mau menjawab dan menyimpulkan penyakit yang sama, dan mereka menganjurkan treatment dengan penyuntikan pada kelopak mata tersebut supaya menjadi kempes.  Apabila tidak kempes, harus dilakukan operasi, karena kalau tidak mata yang tertutup tersebut akan menghasilkan 'mata malas', yaitu mata yang tidak berkembang sempurna penglihatannya.
 
Akhirnya kami memutuskan untuk menjalani pengobatan di Jakarta saja.  Dokter menganjurkan supaya diberi salep terlebih dahulu.  Kalau setelah beberapa bulan tidak ada perbaikan, barulah dilakukan penyuntikan, mengingat anaknya masih kecil dan akan sangat sakit apabila kelopak mata disuntik.
 
Kami memberikan salep obat tersebut setiap hari, sambil terus berdoa supaya Florentia tidak perlu mengalami penyuntikan, apalagi sampai harus melakukan operasi.
 
Sesudah sekitar 3 bulan, kami mengirimkan kembali foto Florentia ke dokter di Singapore, dan berikut adalah kutipan jawaban dari dokter tersebut pada tanggal 13 Agustus lalu
 
Dear Gustav,
 
Your daughter's eye is looking good. Some of the photos showed clearly that the visual axis is not obstructed anymore. It is indeed wonderful that she has not needed any treatment at all.
 
Regards
 
Dr Inez Wong
Consultant
Pediatric Ophthalmology & Strabismus
Department of Ophthalmology
National University Hospital
5 Lower Kent Ridge Road
Singapore 119074
 
Pada tanggal 15 Agustus, kami juga membawa Florentia kembali ke dokter di Jakarta.  Pada waktu dokter tersebut melihat Florentia, beliau berkata sebagai berikut:
" Wah, sudah bagus ya kondisi matanya, padahal baru 2 kali suntik"
 
Saya percaya bahwa bukan kebetulan kalau dokter itu salah menganggap bahwa Florentia sudah melakukan 2 kali suntik, tetapi saya percaya bahwa Tuhan ingin menyatakan kebaikannya kepada kami. Melalui perkataan dokter tersebut, Tuhan ingin menyatakan dan menunjukkan bahwa kemajuan yang didapat oleh Florentia adalah merupakan mujizat dari Tuhan, dan bukanlah merupakan hasil dari pengobatan semata.

 

Florentia, gambar diambil bulan April 2008
Florentia, gambar diambil bulan April 2008
 

 


Jadi arti dari perkataan dokter "padahal baru 2 kali suntik" adalah, kondisi mata Florentia sekarang bahkan lebih bagus dari kondisi anak sesudah mengalami 2 kali suntikan (atau dengan kata lain, kondisi Florentia sama dengan kondisi anak yang sudah melakukan 3 kali atau 4 kali suntikan). Padahal Florentia belum menjalani suntikan sama sekali.  Saat ini kami masih tetap memberikan salep kepada Florentia dan berdoa supaya mata kirinya akan tepat sama seperti mata kanan, tanpa penyuntikan / operasi.

 

Foto diambil akhir Juni 2008, keadaannya jauh lebih baik
Foto diambil akhir Juni 2008, keadaannya jauh lebih baik

 


Saya sungguh percaya, ini semata-mata karena kasih karunia Tuhan.  Kami bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yesus yang sudah menyatakan mujizatnya kepada keluarga kami.  Kami juga berterima kasih buat semua orang yang sudah turut mendoakan Florentia.  Kiranya Tuhan memberkati bpk/ibu/sdr/i sekalian berlimpah-limpah. Amin! (GG)

 
Catatan redaksi: Pdp Gustav Galenius adalah Wakil Gembala GBI Tanjung Duren


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter