KOTBAH

Pdm. Isang Tjiputra, Penuh dengan Roh Kudus
Ibadah 3, 19 Mei 2013
Shalom. Saudara hari Pentakosta adalah hari di mana Roh Kudus dicurahkan. Kalau saudara perhatikan perjalanan murid-murid Yesus. Mereka sudah menyaksikan mujizat yang Tuhan Yesus lakukan, tapi mereka salah persepsi. Mereka mulai berselisih memperebutkan kedudukan. Mereka tidak memperhatikan Tuhan Yesus berkata pada hari ke-3 Ia akan bangkit. Kita juga suka berpikir ikut Tuhan Yesus pasti diberkati, pasti kaya. Ketika Tuhan Yesus benar-benar mati semuanya kabur, melarikan diri ketakutan. Mereka bersembunyi. Pada hari ke-3 Yesus bangkit. Waktu itu Yesus tidak balas dendam kepada murid-muridNya, melainkan Ia mendatangi murid-muridNya. Ia menguatkan mereka. Dalam kehidupan kita sehari-hari sering kali kita juga salah persepsi lalu kecewa kepada Tuhan. Setiap perjumpaan dengan Tuhan Yesus ada mujizat.
Lanjut...
Pdt. Vetri Kumaseh, Kuasa dari Roh Kudus
Ibadah 1-2, 19 Mei 2013
Shalom. Tuhan itu baik, tahun 2013 adalah tahun pemulihan seutuhnya. Pemulihan seutuhnya karena Tuhan membawa kita ke next level. Pertama : karena ada penuaian 1 milyard jiwa. Ke-2 : Tuhan segera datang. Kisah Para Rasul 2: 1-4: Ketika tiba hari Pentakosta , semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus , lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain , seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Murid-murid Yesus menanti-nantikan Roh Kudus karena mereka percaya kepadaNya.
Lanjut...
Pdt. Raprap, Mati Terhadap Dosa, Hidup Untuk Kebenaran
Ibadah 1,2, 5 Mei 2013
Shalom, selamat pagi. Mari kita buka Roma 6:3-18 : Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.
Lanjut...

Pdt. Feba Afan, Orang Biasa Yang Luar Biasa
Ibadah 2 dan 3, 28 April 2013
Shalom saudara. Saya tidak menyangka akan menjadi seperti sekarang. Saya lahir di tengah keluarga muslim. Ayah saya punya pesantren dengan murid 3.000 orang. Kami 16 bersaudara, cuma saya yang orang Kristen. Ketika kita bersama Yesus kita dipulihkan. Dulu saya diperkosa kakak kandung saya puluhan kali selama 7 tahun. Dulu saya pikir saya tidak punya masa depan. Kami tidak boleh kenal Yesus. Wasiat ayah saya juga memesankan tidak boleh ada anak yang jadi Kristen. Memang tidak mudah jadi orang Kristen apalagi menjadi pendeta. Kita mengerti bahwa kita dipilih Tuhan karena anugrah. Puji Tuhan sekarang 4 anak saya sudah dibaptis. Ibu saya sudah menerima Tuhan Yesus juga ipar saya dan anak-anaknya.
Lanjut...
Pdt. Feba Afan, Diberkati Untuk Menjadi Berkat
Ibadah 1, 28 April 20013
Shalom. Saya bersyukur karena buat saya engga usah jadi pendeta/ hamba Tuhan. Saya tidak berhenti bersyukur, buat saya jadi orang Kristen saja sudah anugrah. Saya baru pulang melayani KKR di Korea, khotbah di TV terbesar di Korea. Mereka akan mendokumentasikan cerita kesaksiannya saya bahkan memfilmkannya. Ibu saya orang Menado tapi ketika menikah dengan ayah saya, dia tinggalkan Tuhan Yesus. Orangtua saya punya pesantren dengan 3.000 murid. Saya percaya kita percaya Yesus itu benar-benar karena dipilih. Ayah saya punya 4 istri, 16 anak. Dalam keluarga besar saya satu-satunya orang Kristen. Ada seorang kakak saya Khatolik, ogah-ogahan ikut Tuhan Yesus tapi dijamah Tuhan ketika mengikuti KKR saya. Suami saya haji. Saya percaya kalau saya dipilih Tuhan pasti Allah mempunyai rencana. Banyak orang yang lebih baik dari saya di luar sana.
Lanjut...
Pdt. Harry Wijaya, Misi Adalah Tindakan Nyata
Ibadah 2, 21 April 2013
Ada tujuan Tuhan dalam hidup kita. Waktu kesulitan. kehancuran, hal yang tidak enak terjadi, di mana iman kita ? Ladang misi sepi karena anak muda maunya melayani di kota. Kami mendistribusikan alkitab PL dan PB di kabupaten baru Diay di tanah Papua. Yang punya alkitab hanya pendetanya. 185 tahun Papua mengenal injil tapi tidak mempunyai injil. Alkitab adalah sesuatu yang sangat berharga bagi mereka. Jangan berhenti menabur di ladang misi. Mari kita isi hidup kita dengan sesuatu yang benar-benar adalah kehendak Tuhan. Orang-orang yang menderita adalah orang-orang yang tahan uji. Yesaya 49: 1 : Dengarkanlah aku , hai pulau-pulau, perhatikanlah, hai bangsa-bangsa yang jauh! TUHAN telah memanggil aku sejak dari kandungan telah menyebut namaku sejak dari perut ibuku. Setiap kelahiran ada rencana Tuhan, termasuk anak hasil pemerkosaan, misalnya Steve Jobs, pendiri Apple. Firman Tuhan katakan di luar Aku kamu tidak dapat melakukan apa pun. Hidup ini sangat rentan. Ada pengusaha di Sunter yang bunuh diri.
Lanjut...
Pdt. Harry Wijaya, Temukan Tujuan Hidupmu
Ibadah 1, 21 April 2013
Shalom, terima kasih untuk kesempatan yang diberikan pada kami. Kami pernah dibantu gereja ini tahun lalu berupa alkitab PL dan PB untuk masyarakat pedalaman Papua, kabupaten Diay. Di pedalaman Papua banyak anggota gereja yang tidak punya alkitab, hanya pendetanya yang punya. Ada juga yang masyarakatnya buta huruf tapi ketika dibagikan alkitab sangat senang seperti mendapatkan uang milyaran rupiah.
Lanjut...

Pdp Himawan, Ikutlah dalam Peperangan Rohani
Ibadah 1-3, 7 April 2013
Saya adalah gembala Parit Tiga, House of Breakthrough. Kita sedang mengalami banyak peperangan rohani untuk menuai 1milyard jiwa. Kita adalah sama-sama penuai. Kita lakukan doa keliling ke sekeliling wihara-wahara, tempat-tempat kecelakaan. Kita harus rebut kembali jiwa-jiwa itu. Tuhan sedang membawa kita masuk ke dalam peperangan dan ada harga yang harus kita bayar.
Lanjut...

Pdm. Budhijanto Gunarso, Persembahkan Korban yang Benar Kepada Tuhan
Ibadah 3, 31 Maret 2013
Shalom, halleluya. 2 Tawarikh 7: 1-10 : Api turun dari langit; nyanyian syukur. Setelah Salomo mengakhiri doanya, apipun turun dari langit memakan habis korban bakaran dan korban-korban sembelihan itu, dan kemuliaan TUHAN memenuhi rumah itu. Para imam tidak dapat memasuki rumah TUHAN itu, karena kemuliaan TUHAN memenuhi rumah TUHAN. Ketika segenap orang Israel melihat api itu turun dan kemuliaan TUHAN meliputi rumah itu, berlututlah mereka di atas lantai dengan muka mereka sampai ke tanah, lalu sujud menyembah dan menyanyikan syukur bagi TUHAN: "Sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya. " Korban pentahbisan dan perayaan. Lalu raja bersama-sama seluruh bangsa mempersembahkan korban sembelihan di hadapan TUHAN. Sebagai korban sembelihan raja Salomo mempersembahkan dua puluh dua ribu ekor lembu sapi dan seratus dua puluh ribu ekor kambing domba. Demikianlah raja dan seluruh bangsa mentahbiskan rumah Allah. Para imam telah siap berdiri pada tempat mereka. Begitu pula orang-orang Lewi telah siap dengan alat-alat musik untuk memuliakan TUHAN, yakni alat-alat musik yang dibuat raja Daud untuk mengiringi nyanyian syukur bagi TUHAN: "Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!" setiap kali mereka ditugaskan Daud menyanyikan puji-pujian. Dalam pada itu para imam berdiri berhadapan dengan mereka sambil meniup nafiri, sedang segenap orang Israel berdiri. Lalu Salomo menguduskan pertengahan pelataran yang di depan rumah TUHAN, sebab di situlah diolahnya segala korban bakaran dan lemak korban keselamatan, sebab mezbah tembaga yang dibuat Salomo tidak dapat memuat korban bakaran dan korban sajian dan segala lemak korban. Dan pada waktu itu juga Salomo mengadakan perayaan Pondok Daun selama tujuh hari, bersama-sama dengan seluruh Israel, suatu jemaah yang amat besar, dari jalan masuk ke Hamat sampai ke sungai Mesir. Pada hari yang kedelapan mereka mengadakan perkumpulan raya, karena mereka telah merayakan pentahbisan mezbah selama tujuh hari, dan perayaan Pondok Daun selama tujuh hari. Pada hari yang kedua puluh tiga, bulan ketujuh, disuruhnya bangsa itu pulang ke kemah-kemah mereka sambil bersukacita dan bergembira atas kebaikan yang telah dilakukan TUHAN kepada Daud, kepada Salomo, dan kepada orang Israel, umat-Nya.
Lanjut...
Pdt. Simeon, Kuasa Penebusan dan Kebangkitan Yesus
Ibadah 1-2, 31 Maret 2013
Shalom saudara. Semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Kita harus percaya kita sudah ditebus dengan darah Yesus. Imamat 17:11 : Karena nyawa makhluk ada di dalam darahnya dan Aku telah memberikan darah itu kepadamu di atas mezbah untuk mengadakan pendamaian bagi nyawamu, karena darah mengadakan pendamaian dengan perantaraan nyawa. Di darah ada nyawa. Ada kuasa di dalam darah Yesus, lewat penebusannya ada kuasa kesembuhan, penyelesaian masalah kita. 1 Korintus 10: 13 : Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya. Tuhan Yesus sudah bangkit dan hidup, Ia memberi pengaharapan bagi kita. Tuhan mau kita percaya kepada Dia. KebangkitanNya adalah bukti kuasaNya bagi kita.
Lanjut...
Pdt. Gunandar, Persembahkan Tubuhmu Kepada Tuhan
Ibadah 1-3, 24-3-2013
Shalom. Kita diperkenankan Tuhan untuk mengalami pemulihan seutuhnya. Kita orang yang paling beruntung di dunia ini. Milikilah gairah untuk menyenangkan Tuhan. Yesus adalah bukti dan dasar yang sangat kokoh dari Tuhan bagi kita untuk mengalami pemulihan seutuhnya. Dosa membuat manusia tidak utuh dalam menyembah Allah. Dosa membuat manusia tidak dapat memahami tempat asalnya yaitu sorga. Tetapi manusia mampu memahami sorga melalui Tuhan Yesus. Kuasa dosa dipatahkan oleh Kristus di kayu salib sehingga kita memiliki pengampunan dosa dalam namaNya. Gereja yaitu diri kita seharusnya mendatangkan kerajaan Allah di bumi seperti di sorga. Seperti yang dilakukan Tuhan Yesus di bumi. Yesus asalnya dari Roh karena itu kita yang percaya padaNya juga harus bekerja sama dengan Roh Kudus.
Lanjut...
Pdt, James Selopranoto, Berharga di Mata Tuhan
Ibadah 3, 17 Maret 2013
Lewat Pastor massage tadi kita mengerti tujuan Tuhan Yesus bagi kita adalah go to next level yaitu menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan Yesus. Karena itu tema khotbah saya hari ini adalah berharga di mata Tuhan. Satu waktu saya melihat iklan mobil BMW seri terbaru dalam sebuah majalah mobil. Iklan itu bicara nilai anda sangat ditentukan dari mobil yang anda bawa. Ini sangat bertentangan dengan firman Tuhan, itu adalah konsep dunia. Tuhan mengajarkan kepada kita roti itu hanya sebagai bonus. Fokus kita adalah kerajaan Allah. Iblis mengalihkan fokus kita kepada roti. Dia mengajarkan keberhargaan kita ditentukan dari materi yang kita miliki, status sosial kita.
Lanjut...
Pdt. Bram Soei Ndoen, Alami Mujizat Seperti Lazarus
Ibadah 2, 17-3-2013
Yohanes 11: 20-27 : Ketika Marta mendengar, bahwa Yesus datang, ia pergi mendapatkan-Nya. Tetapi Maria tinggal di rumah. Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati. Tetapi sekarangpun aku tahu, bahwa Allah akan memberikan kepada-Mu segala sesuatu yang Engkau minta kepada-Nya." Kata Yesus kepada Marta: "Saudaramu akan bangkit." Kata Marta kepada-Nya: "Aku tahu bahwa ia akan bangkit pada waktu orang-orang bangkit pada akhir zaman. " Jawab Yesus: "Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, dan setiap orang yang hidup dan yang percaya kepada-Ku, tidak akan mati selama-lamanya. Percayakah engkau akan hal ini?" Jawab Marta: "Ya, Tuhan, aku percaya, bahwa Engkaulah Mesias, Anak Allah, Dia yang akan datang ke dalam dunia. "
Lanjut...
Pdt. Bram Soei Ndoen, Intim dengan Tuhan
Ibadah 1-2, 17 Maret 2013
Shalom saudara. Kita baca 1 Samuel 17: 8 Ia berdiri dan berseru kepada barisan Israel, katanya kepada mereka: "Mengapa kamu keluar untuk mengatur barisan perangmu ? Bukankah aku seorang Filistin dan kamu adalah hamba Saul? Pilihlah bagimu seorang, dan biarlah ia turun mendapatkan daku. Ayat 10 : Pula kata orang Filistin itu: "Aku menantang hari ini barisan Israel; berikanlah kepadaku seorang, supaya kami berperang seorang lawan seorang." Saudara Goliat ini adalah intimidator yang menakut-nakuti. Akibatnya ayat 11: Ketika Saul dan segenap orang Israel mendengar perkataan orang Filistin itu, maka cemaslah hati mereka dan sangat ketakutan.
Lanjut...

Pdp. Andi Auric, Mazmur 23
Ibadah 1-3, 10 Maret 2013
Shalom saudara. Para pembicara sebelum saya menekankan betapa pentingnya firman Tuhan, menghidupinya sehingga hidup kita bergairah di dalam Tuhan, ada kuasa kalau kita memperkatakan firman dan kita memperoleh janji-janji Tuhan. Di dalam Matius dijelaskan tentang 3 macam tanah: tanah yang tipis sehingga tidak tumbuh, tanah yang berbatu-batu berbicara tentang jika penindasan, sakit penyakit, masalah datang gampang murtad. Ke-3 tanah bersemak duri tanamannya tidak tumbuh karena dihimpit oleh kekuatiran. Kadang timbul kekuatiran dalam hati saya apakah saya dapat berkompetisi dengan generasi muda yang baru lulus dan sangat berkualitas karena mereka bisa mencapai jabatan direktur di bawah 30 tahun. Tipu daya kekayaan, kita dikelilingin oleh mobil baru, gadget baru yang mendorong kita menjadi orang yang konsumtif. Anak saya Kayla juga masih sakit sampai sekarang. Saya percaya kita semua memiliki pergumulan masing-masing.
Lanjut...Pdm. Andi Imam, 4 Hal yang Harus Dilakukan Orang Kristen untuk Naik ke Level yang Lebih Tinggi
Ibadah 3, 24 Februari 2013

Pdt. Sutadi Rusli, Pelajaran dari Yabes
Ibadah 2, 24 Februari 2013
Shalom, kita buka 1 Tawarikh 4: 9-10 : Yabes lebih dimuliakan dari pada saudara-saudaranya; nama Yabes itu diberi ibunya kepadanya sebab katanya: "Aku telah melahirkan dia dengan kesakitan." Yabes berseru kepada Allah Israel , katanya: "Kiranya Engkau memberkati aku berlimpah-limpah dan memperluas daerahku, dan kiranya tangan-Mu menyertai aku, dan melindungi aku dari pada malapetaka , sehingga kesakitan tidak menimpa aku!" Dan Allah mengabulkan permintaannya itu. Saudara ini adalah cerita dalam firman Tuhan tentang seorang ibu yang sangat kesakitan ketika akan melahirkan anaknya. Pada waktu bayi ini lahir, tanpa pikir panjang diberi nama Yabes yang artinya kesakitan. Buat Tuhan dan untuk orang-orang Yahudi nama itu sangat penting karena mereka percaya nama itu mencerminkan masa depan anak ini. Mama Yabes tahu konsekuensinya memberi anaknya nama Yabes, tapi karena sangat kesakitan ia beri anaknya nama itu.
Lanjut...
Pdm. Liana, Apa yang harus kita lakukan agar mengalami kuasa dan janji-janji Tuhan ?
Ibadah 1, 24 Februari 2013
Shalom, puji Tuhan. Dunia ini tidak menentu, tidak ada kepastian, doa-doa kita banyak yang belum terjawab. Tapi kita percaya firman Tuhan. Mari kita buka Filipi 4: 19 : Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaanNya dalam Kristus Yesus. Orang berkata tahun 2013 adalah angka yang sial. Tapi bagi semua anak Tuhan yang percaya, ini adalah tahun keberuntungan. Kita percaya apa yang Tuhan janjikan. Tidak perlu takut, Dia akan memenuhi segala keperluan kita. Jangan menjadi orang Kristen yang cepat putus asa. Jangan mengandalkan orang lain. Janji manusia sementara, bisa berubah, tapi janji Tuhan adalah kekal dan tidak pernah berubah. Ia sanggup menepati janjiNya. 13 tahun lalu, tahun 1999 suami saya sakit, dirawat di rumah sakit sampai menghabiskan ratusan juta rupiah sampai dia meninggal. Tapi Tuhan setia, sampai hari ini IA memenuhi segala keperluan saya dan keluarga saya, tidak pernah berkekurangan. Apa yang harus kita lakukan agar mengalami kuasa dan janji-janji Tuhan ?
Lanjut...
Pdt. Nathan Subroto, Great Changes, Go to The Next Level
Ibadah 3, 17-2-2012
Shalom saudara. Kita lihat Kejadian 41: 1-57. Kalau kita melihat hidup Yusuf ada perubahan besar dalam hidupnya. Yang dulunya budak, narapidana, menjadi perdana mentri, orang nomor 2 di Mesir setelah Firaun padahal ia adalah orang asing. Syaratnya untuk mengalami apa yang Yusuf alami adalah :
Lanjut...
Pdt. Hadi Oetojo, Kuasa Perkataan
Ibadah 1-2, 17-2-2012
Shalom saudara, pagi ini saya ingin menyampaikan tentang kuasa perkataan kita. Di dalam perkataan kita ada kuasa yang dapat merealisasikan apa yang kita ucapkan. Mari kita buka Amsal 18: 21: Hidup dan mati dikuasai lidah, siapa suka menggemakannya, akan memakan buahnya. Artinya setiap perkataan kita ini mengahsilkan buah, ada efeknya, mengakibatkan sesuatu. Hasilnya/ buahnya itu tergantung apa yang kita ucapkan. Apa yang kita ucapkan, yang kita tabur, itu yang kita tuai, hidup atau mati. Allah tidak pernah berubah, Ia adalah Allah yang dahsyat. Sering tidak kita sadari ketidak beruntungan dan masalah dalam hidup kita adalah hasil dari kebiasaan kita berkata-kata yang tidak baik terhadap diri kita sendiri. Kita membuka celah terhadap penderitaan, kemalangan karena perkataan kita sendiri. Tidak bisa mengalami mujizat, tidak mengalami pemulihan, tidak naik level sekalipun tahun ini adalah tahun Pemulihan Seutuhnya. Amsal 3:23 : Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
Lanjut...