KOTBAH


Pdp. Himawan Wongso, Menjadi Jemaat Yang Tertanam Di Gereja Lokal, Bertumbuh Dalam Iman Dan Mengalami Kuasa Memperkatakan Firman Tuhan

Ibadah 1-3, 23 November 2014

 

    Jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang tertanam. Kalau kita berpindah-pindah gereja maka iman kita tidak akan bertumbuh. Seperti tanaman yang kalau kita cabut dan pindahkan maka tanaman tersebut akan tumbuh kerdil atau bahkan bisa mati. Ciri-ciri jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang mengambil tanggungjawab dalam gereja atau mengambil tanggungjawab untuk melayani Tuhan. Contoh jemaat yang mau bertumbuh adalah jemaat yang memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang memiliki waktu khusus untuk membaca Firman Tuhan dan berdoa kepada Tuhan sehingga iman rohaninya akan mengalami bertumbuhan dan menjadi orang yang dewasa dalam kerohanian.

Lanjut...

Pdm. Hadi Oetojo, Lakukan Tugas Panggilanmu

Ibadah 2, 16 November ‘14

   Yohanes 21: 15-19. Gembalakanlah domba-dombaku. Setiap kita harus tahu apa panggilan Tuhan dalam hidup kita. Setiap jemaat harus aktif melayani Tuhan dan itu bukan hanya di gereja saja. Menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2 kali, Tuhan mempercepat pertumbuhan jiwa-jiwa baru. Yang terdahulu menjadi yang terkemudian, yang terkemudian menjadi yang terdahulu. Kamu harus mengejar Tuhan agar panggilanmu digenapi dalam hidupmu. Hari-hari sekarang berlalu dengan sangat cepat. Gereja Tuhan harus berlari secepatnya menuju destinynya Tuhan. Setiap kita memiliki panggilan khusus. Jangan menunda apa pun yang Tuhan berikan kepada saudara untuk saudara lakukan.

Lanjut...

Pdm. Hadi Oetojo, Siap Menjadi Mempelai Kristus

Ibadah 1 dan 3, 16 November 2014


    Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat. Kita tidak boleh main-main. Kita harus mempersiapkan diri seperti 5 gadis yang bijaksana. Matius 25: 1-7. Mempelai pria akan segera datang. Kita sedang menghadapi pertandingan iman. Kita semua diselamatkan oleh Tuhan secara cuma-cuma.  Pelita 5 gadis yang bijaksana menyala dan ada persediaan minyaknya. Kita harus diurapi terus supaya minyak itu menyala artinya perseketuan kita dengan Tuhan secara terus-menerus setiap hari.
Lanjut...

Pdt. Audy Rochadi, Setialah pada Undangan-undangan yang Kecil

Ibadah 3, 2 November 2014   

   Seringkali orang marah kalau tidak diundang misalnya undangan pernikahan. Tapi kalau sudah diundang belum tentu datang. Matius 22: 1-14. Perumpamaan ini melambangkan Allah Bapa sebagai raja yang mengundang banyak orang ke pesta untuk anakNya Yesus/ kerajaan Allah/ sorga. Tapi tidak satu orang pun yang datang. Saya bergumul, bertanya kepada Tuhan mengapa orang tidak mau diundang ke sorga/ rapture ? Dan saya mendapatkan jawabannya.

Lanjut...

Pdt. Audy Rochadi, HIDUP SUNGGUH-SUNGGUH DENGAN TUHAN

Ibadah 1 - 2, 2 November'14

 

   Matius 7:21-22 " Bukan setiap orang yang berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa- Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama- Mu, dan mengusir setan demi nama- Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama- Mu juga?

 

Lanjut...

Pdp. Andi Auric, GODLY PARENTS

Ibadah 3, 26 Oktober 2014

Pengertian:
Godly Parenst adalah orang tua yang takut akan Tuhan, yang benar-benar melakukan Firman Tuhan dan mengajarkannya kepada anak-anaknya. Bukan tanggung jawab anak-anak untuk jadi anak-anak yang takut akan Tuhan, tapi ini adalah tanggung jawab orang tua untuk membesarkan anak-anak dalam takut akan Tuhan.

Lanjut...

Pdt. Paul Halim, KEHIDUPAN YANG BERHASIL DAN BERUNTUNG


Yosua 1:7-9

Hanya, kuatkan dan

teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

Lanjut...

Pdt. Paul Halim, HIDUP YANG BERBAHAGIA

Ibadah ke -1,  26 Oktober 2014

 

   Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang bahagia, tapi pada kenyataannya banyak orang-orang Kristen yang memiliki kehidupan keluarga yang tidak bahagia.

 

Lanjut...

Pdp. Andi Auric, GODLY PARENTS

Ibadah 1, 2, 19 Oktober 2014

Pengertian:
Godly Parenst adalah orang tua yang takut akan Tuhan, yang benar-benar melakukan Firman Tuhan dan mengajarkannya kepada anak-anaknya. Bukan tanggung jawab anak-anak untuk jadi anak-anak yang takut akan Tuhan, tapi ini adalah tanggung jawab orang tua untuk membesarkan anak-anak dalam takut akan Tuhan.

Lanjut...

Dra. Charlotte K. Priatna, Menolong Orang Lain Berubah

Ibadah 3, 19 Oktober’14

   Matius 18: 15-20. Kita dikelilingi oleh orang-orang di sekitar kita yang melakukan kesalahan. Apa reaksi kita ? Benci ? Apatis ? Kalau kita mengasihi mereka, kita harus tegur mereka supaya mereka berubah dan tidak menimbulkan akar pahit. Kita suka merasa diri kita lebih baik daripada orang lain sehingga kita menilai orang lain bersalah kepada kita. Manusia baru dinilai bersalah kalau dia berdosa kepada Tuhan. Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa karena mereka berontak kepada Allah. Dan tabiat dosa ini menurun kepada semua manusia.  Paling tidak enak kalau orang menegur kita. Pada dasarnya semua manusia itu sombong. Kita harus ingat semua prestasi kita adalah karena anugrah Tuhan. Ketika manusia berdosa, manusia jauh dari berkenan kepada Allah.

Lanjut...

Ev. Rosalinda, Kenallah Tuhan Lebih Dalam

Ibadah 3, 5 Oktober’ 14

   Umatku binasa karena tidak mengenal Allah. Kesalahan Bapa dibalaskan Tuhan kepada anak cucunya. Istri harus tunduk kepada suaminya karena ini adalah perintah Tuhan. Suami harus menghormati istrinya sebagai teman pewaris kasih karunia. Saya terus mendoakan suami saya supaya paradigma berpikirnya berubah. Istri-istri jangan imbangi emosi suamimu. Doakan mereka. Ibrani 11: 6: Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Iman kita perlu diproses. Maka mujizat akan terjadi dan kita memuliakan Tuhan serta berbuah. Kalau kita akrab dengan Allah semua janji Tuhan akan digenapi dalam hidup kita. Kita hanya tanah liat dan debu tapi diangkat Tuhan oleh anugrahNya. Jangan marah kepada Tuhan ketika sedang diproses. Diam saja maka Tuhan akan membuat kita menjadi seperti emas murni dan menghasilkan buah. Kita menjadi berkuasa untuk menjadi saksi Tuhan jika Roh Kudus turun atas kita.

Lanjut...

Ev. Rosalinda, BANYAK YANG DIPANGGIL TETAPI SEDIKIT YANG DIPILIH


Ibadah ke -2. 5 Oktober 2014

   Roma 8: 29 - 30 Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula,  mereka juga ditentukan-Nya  dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya.  Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.
Lanjut...

Ev. Rosalinda, ORANG YANG BERIMAN SIAP MENERIMA RESIKO APA SAJA

Ibadah ke-1, 5 Oktober 2014

   Ibrani 11:6 berkata Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah,  ia harus percaya bahwa Allah ada  , dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Dalam ayat ini jelas bahwa kita harus memiliki iman kepada Allah supaya kita bisa berkenan kepadaNya dan untuk mendapatkan upah kita harus sungguh-sungguh mencari Tuhan. Tidak bisa kita cuma menjadi Kristen yang biasa-biasa saja yang hidupnya hanya percaya tapi tidak punya iman.

Lanjut...

Pdt. George Pranoto Gunadi, Mengerti Kehendak Tuhan

Ibadah 3, 28 September ’14

   Lukas 19. Zakheus bertemu dengan Tuhan Yesus sehingga dia berubah menjadi baik. Dia memberikan setengah hartanya bagi orang miskin dan mengembalikan 4 kali lipat dari orang yang diperasnya. Dalam kehidupan suami istri, kita jarang mengakui kalau kita salah , menyalahkan orang lain dan tidak mau minta maaf. Padahal kalau kita mau mengakui kesalahan dan minta maaf semua urusan selesai. Kalau berdebat bicarakan sesuai konteksnya saja, jangan melebar ke mana-mana dan cari solusinya. Seharusnya kita hidup mencari kehendak Tuhan dan bukan kehendak diri kita sendiri. Menginjil adalah tugas kita, soal dia mau bertobat atau tidak itu urusan Tuhan.

Lanjut...

Pdt. George Pranoto Gunadi,Perubahan Dalam Hidup

Ibadah 2, 28 September’14

   Kalau kita berdoa seharusnya lebih banyak mengikuti kemauan Tuhan daripada diri kita sendiri. Kita harus belajar mengerti kehendak Tuhan dan menjadikan firman Tuhan sebagai kebenaran bukan untuk membenarkan diri sendiri. Tuhan pasti memberikan kita kemenangan atas masalah kita. Kita harus memiliki cara pandang yang positif terhadap masalah kita. 1 Korintus 10: 13. Tuhan tidak akan membiarkan iblis mencobai kita melebihi kemampuan kita sehingga kita menjadi pemenang. 1 Korintus 9: 24. Kita hidup dalam gelanggang pertandingan dan kita adalah pemenang karena Tuhan membuat kita mengalahkan masalah kita. Jangan menghindari masalah, hadapi. Hidup ini santai kalau kita mengerti kita pasti jadi pemenang dan masalah kita pasti akan berlalu. Iblis juga akan bosan mencobai kita kalau tidak pernah berhasil. Kita bisa mengalami mujizat kalau mengalami masalah. Di balik masalah ada berkat.

Lanjut...

Pdt. George Pranoto Gunadi, 28 September 2014

BELAJAR MENGERTI APA MAUNYA TUHAN

   Kita harus merubah wawasan berpikir kita supaya kita bisa belajar untuk mengerti apa maunya Tuhan atas hidup kita. Kerap kali dalam kita berdoa kita selalu berdoa untuk diri kita sendiri tanpa menanyakan apa maunya Tuhan sehingga yang menjadi subjek dalam doa kita adalah diri kita sendiri. Untuk itu kita sekarang perlu belajar waktu berdoa menjadikan Tuhan sebagai subjek doa kita. Contoh waktu kita sedang sakit dan kita harus pelayanan : “Tuhan sembuhkan sakit saya karena saya mau pelayanan” (kita sebagai subjek doa ) ; “Tuhan saya sakit saat ini , tolong sembuhkan saya, Tuhan meski dalam keadaan sakit saya mau tetap melayani pekerjaanMu”(Tuhan sebagai subjek). Dan kalau kita berdoa dan yang menjadi subjek doa kita adalah Tuhan maka Tuhan pasti akan menjawab doa kita. Dan waktu Tuhan menjadi subjek doa kita disaaat itulah dimana kita tidak minta Tuhan memberikan jawaban doa buat kita.

Lanjut...

Pdp. Frank Santosa, Dosa Mengakibatkan Penderitaan

Ibadah 3, 21 Agustus 2014

    2 Timotius 3: 1-4. Sekarang kita hidup di akhir zaman. Bahkan semua agama di muka bumi ini percaya kalau sekarang sudah akhir zaman. Perang, kelaparan terjadi di mana-mana. Kejahatan, korupsi, kekerasan, kekerasan seksual semakin merajalela di mana-mana. Terjadi banjir, letusan gunung berapi di banyak tempat di Indonesia. Sumber segala penderitaan adalah dosa. Dosa adalah hamartia artinya meleset dari sasaran. Setiap orang punya panggilan masing-masing dari Tuhan. Yeremia 5:1-5. Banyak orang yang berdosa tapi tidak menyadari kalau mereka berdosa. Tuhan Yesus berkata dalam Matius 11: 28 : Marilah kepadaKu semua yang letih, lesu dan berbeban berat ,Aku akan memberi kelegaan kepadamu. 
Lanjut...

Pdp. Frank Santosa, Hari Tuhan

Ibadah 2, 28 september’14

 

    Tujuan hidup kita adalah menjadi semakin serupa Tuhan Yesus: makin lemah lembut dan rendah hati. Ada seorang rabi di Mekah yang mengatakan kalau kaabah di Mekah tertutup bayang-bayang dan gunung di dekat Mekah sudah dilubangi berarti sudah akhir zaman. Dan semuanya itu sudah terjadi. 2 Petrus 3: 2-3. Kita harus selalu mengingat kebaikan Tuhan. Orang tertanam di gereja ketika memiliki keluarga di gereja. Banyak orang di akhir zaman yang mengejar hawa nafsunya sendiri dan menjadi pengejek-pengejek. Mereka tidak percaya bahwa sekarang sudah akhir zaman. Sumber segala penderitaan manusia adalah dosa kita. Sehingga Tuhan menyesal menciptakan manusia.

 

Lanjut...

Pdp. Frank Santosa, Menjadi Kristen dengan Pertobatan

Ibadah 1, 21 September 2014

   Yohanes 21:1 ada 2 macam orang yang mengikuti Yesus : orang kebanyakan dan murid. Kita harus jadi murid. Selama kita jadi murid mau mengasihi Tuhan dan mau belajar dalam Tuhan  maka Tuhan akan  berkunjung dalam hidup kita.

Lanjut...

Ezra Elian Yonathan, The Power of Sabbat

Ibadah 3, 7 September’14

     Shalom saudara.  Pak Niko sampaikan kita akan segera masuk tahun Yahudi yang baru yaitu tahun 5775/ Ayhin Hei. 5775 bicara hari Sabat yaitu hari di mana kita beribadah kepada Tuhan. Hari Sabat punya kekuatan sendiri. Tuhan tidak melarang kita bekerja, tapi Tuhan perintahkan pada hari ke-7 kita berhenti. Sabat artinya istirahat. Artinya hari ke-7, hari Minggu buat orang Kristen adalah hari untuk beribadah. 5/ Hei berkata tentang :
1. Nafas Ilahi/ nafas Tuhan artinya Tuhan mau memberi kita nafas kehidupan. Lebih dari itu apakah ada Tuhan/ hadirat Tuhan di dalam diri kita masing-masing.
2. Mata yang memandang kepada Tuhan artinya kita selalu rindu bertemu dengan Tuhan dan kita bisa merasakan bahwa Tuhan ada dalam kehidupan kita.

Lanjut...