KOTBAH


Pdt. Yanto Cahyadikarta, Cara Mengatasi Stress

Ibadah 3, 25 Januari 2015

   Matius 11: 28-30: Marilah kepada-Ku , semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Kupun ringan. " Hari-hari ini banyak orang yang stress, kalau dibiarkan menjadi depresi lalu frustasi. Kalau sudah frustasi bisa bunuh diri. Firman Tuhan katakan hari-hari terakhir akan menjadi hari-hari yang sukar. Rata-rata orang kota mengalami stress karena jalanan macet, masalah pekerjaan, dsb. Tua, muda mengalami stress, depresi dan bunuh diri. Bahkan anak berumur 6 tahun dan 7 tahun di Jepang bunuh diri, lompat dari apartemen. Bukan hanya orang-orang non Kristen, orang-orang Kristen juga mengalami stress. Mathew Warren anak Rick Warren juga mengalami depresi hingga bunuh diri.

Lanjut...

Pdp. Roganda Marbun, 3 Hal yang Harus Kita Percaya

Ibadah 1 - 2, 25 Januari 2015

 

    Roma 8. Tahun ini adalah tahun pelipatgandaan mujizat. Hal ini akan terjadi dalam kehidupan kita kalau kita percaya. Mujizat bagi tiap orang berbeda-beda, mungkin ada yang mengharapkan kesembuhan, kenaikan gaji, anak, dsb. Mujizat bukan saja terjadi kalau ada masalah tapi kalau hidup kita baik-baik saja dalam pemeliharaan Tuhan, itu juga mujizat. Apa saja yang harus kita percaya ?

Lanjut...

Ps. Daniel Ong, Jadilah Orang Baik

Ibadah 2-3, 18 Januari 2015

     Efesus 2: 10. Kita bangga karena kita ini adalah buatan Tuhan. Tuhan punya tujuan ketika menciptakan kita. Semuanya diciptakan dengan tujuannya masing-masing. Jangan sesali ciptaan Tuhan dalam dirimu, terima dirimu apa adanya.  Jangan iri kepada orang lain dan membanding-bandingkan dirimu dengan orang lain. Maksimalkan potensi dalam hidup saudara. Apa pun yang saudara kerjakan, kerjakanlah dengan baik. Sehingga hasilnya lebih baik. Dalam sebuah survey membuktikan murid-murid yang dididik oleh guru yang baik memperoleh hasil yang lebih baik daripada murid-murid yang dididik oleh guru yang tidak baik dan guru yang cuek. Jadi saudara berpikir yang baik, berbuat yang baik supaya hasilnya baik. Firman Tuhan berkata kita diciptakan untuk melakukan yang baik. Saya lakukan itu kepada keluarga saya dan jemaat saya.

Lanjut...

Ps. Daniel Ong, Tuhan Akan Buka Sesuatu yang Baru

Ibadah 1, 18 Januari 2015

   Yesaya 43: 18. Pertama: Lupakan masa lalu kita. Seekor gajah ketika kecil diikat dengan rantai hanya bisa jalan sejauh 10 m sebab ketika dia mencoba lebih jauh kakinya jadi sakit. Ketika gajah itu besar dia tetap mengingat masa lalunya sehingga tetap tidak berani berjalan jauh meskipun hanya diikat dengan tali yang tipis. Kalau kita terikat dengan masa lalu, kita tidak bisa maju, hanya bisa berjalan sejauh 10 m seperti gajah itu.

Lanjut...

Pdm. Budhijanto Gunarso, Kehidupan yang Berhasil

Ibadah 1-3, 11 Januari 2015

     Kalau kita berada dalam pesawat Air Asia yang jatuh seperti apa doa kita ? Pasti tidak akan sama seperti tahun-tahun yang lalu. Sebentar lagi Tuhan Yesus datang menjemput kita atau kita lebih dulu datang kepada Tuhan. Pasti kita merindukan hidup yang berkualitas ketika memasuki tahun 2015 juga tahun-tahun berikutnya. Mazmur 1. Kita tidak dapat dipaksa untuk menyukai sesuatu tapi kita bisa belajar untuk mengambil keputusan menyukai taurat Tuhan. Merenungkan taurat Tuhan siang dan malam artinya pertama: pikiran kita dipenuhi dengan memikirkan firman Tuhan. Ke-2: kita memperkatakan firman Tuhan, ke-3: kita mendeklarasikan firman Tuhan.

Lanjut...

Pdt. Abraham Lalamentikh, Tuhan Sumber Penghiburan dan Kekuatan

Ibadah 1-3, 4 Januari 2015

 

    Tahun 2015 adalah tahun pelipatgandaan mujizat. 2 Korintus 1: 1-11. Ketika Tuhan memanggil kita, Dia memiliki rencana yang indah bagi kita. Hasilnya indah tapi harus melalui proses. Supaya pohon lebih banyak berbuah, dahan dan daunnya harus dipangkas. Bahkan batang pohon mangga harus disayat supaya buahnya manis. Rasul Paulus berkata bahwa menderita bagi Tuhan Yesus adalah kehormatan bagi dia. Bedanya ujian dan cobaan adalah ujian berasal dari Tuhan, cobaan berasal dari iblis. Tujuan pencobaan menjatuhkan saudara, tujuan ujian meninggikan saudara. Ujian awalnya saudara harus melakukan yang tidak enak bagi saudara, tapi ujungnya manis, menjadi berkat bagi saudara dan orang lain. Rencana Allah itu selalu baik bagi kita.

 

Lanjut...

Pdp. Ricky Djaja, Tips Memasuki Tahun 2015

Ibadah 1-3, 28 Desember’14

    Kita perlu mengevaluasi diri kita di akhir tahun, menghentikan dosa kita. Membuat resolusi kita di masa depan, Misalnya mulai melayani, meningkatkan saat teduh kita, menyediakan waktu lebih banyak bersama keluarga kita, dsb. Jangan menjadi orang yang sama setiap tahun. Tahun 2015 adalah tahun pelipatgandaan mujizat, berarti juga tahun pelipatgaandaan goncangan di dalam dunia ini. Matius 26: 33. Kalau kita mengalami penganiayaan dan disuruh memilih nyawa kita atau menyangkal Tuhan Yesus jangan sekali-kali kita menyangkal Tuhan Yesus karena kita akan kehilangan keselamatan kita. Wahyu 13: 10. Tidak semua orang ditentukan mati sebagai martir. Tapi satu hal yang saya percaya, detik di mana kita akan dipenggal atau disiksa dengan cara apa pun juga, detik itu juga malaikat akan menyuntikkan anastesi ke tubuh kita. Orang yang mati martir akan mendapatkan banyak mahkota dalam kerajaan 1.000 tahun.

Lanjut...

Harry Yusuf Wijaya, Penyembahan yang Berkenan kepada Tuhan

Ibadah 3, 21 Desember’14

 

     Pak Niko katakan kita harus menyiapkan umat yang layak menjadi mempelai Tuhan. Salah satu ciri umat yang layak menjadi mempelai Tuhan adalah umat yang menyembah. Yang pertama : fokus penyembahan kita adalah TUHAN. Kejadian 4: 3-5. Ada persembahan yang diindahkan Tuhan dan ada persembahan yang tidak diindahkan Tuhan. Kejadian 8: 20-21. Yang menentukan penyembahan kita layak diterima atau tidak adalah Tuhan sendiri, sesuai dengan standardNya dan bukan dengan standard kita. Jadi sebelum kita mempersembahan sesuatu kepada Tuhan, kita harus pastikan persembahan itu berkenan kepada Tuhan.

 

Lanjut...

Pdp. Aruna Wirjolukito, Mazmur 91

Ibadah 2, 21 Desember 2014

     Tuhan Yesus mau datang. Ciri-cirinya ada pencurahan Roh Kudus. Kita alami, kita percaya. Akan terjadi mujizat di bumi dan di langit. Tuhan mau datang pasti ada goncangan. Pak Niko katakan tahun depan adalah tahun goncangan. Kita harus banyak berdoa. Mazmur 91 harus Anda baca setiap hari. Kuasa gelap tidak dapat menjamah kita.  Pembantu saya dan keluarganya mengalami perlindungan Tuhan karena dia membaca Mazmur 91 walaupun dia beragama Kedar. 6 tahun orang Israel mengusahakan tanahnya, di tahun ke-7 mereka harus beristirahat ( sabat ). Resesi dunia terjadi berkali-kali. Walaupun terjadi resesi ekonomi, orang Kristen tetap bisa belanja.

 

Lanjut...

Pdp. Aruna Wirjolukito, Kelahiran Yesus

Ibadah 1, 21 Desember 2014

     Yesus disunat dan diserahkan ke Bait Allah. Ia diberi nama setelah disunat. Tahun depan ( Ayhin Hei ) adalah tahun goncangan. Natal artinya lahir. Zaman dulu orang menyembah berhala, Dewa matahari yang bernama Dewa Sol. Ada seorang uskup di Eropa yang sengaja mengadakan ibadah Natal pada tanggal 25 Desember bertepatan dengan hari raya Dewa Sol untuk membuktikan bahwa pengikut Yesus lebih banyak daripada pengikut Dewa Matahari. Karena terbukti demikian maka sejak itu Natal dirayakan setiap tanggal 25 Desember. Hari kelahiran Tuhan Yesus dan hari merayakannya boleh berbeda.

Lanjut...

Ibu Julita Manik, Blessings in The Year of The Open Doors

Ibadah 1 –3, 7 Desember 2014

     Rata-rata visi yang gereja dapatkan adalah promosi dan multiplikasi. Wahyu 3: 7-8: "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia : Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku. 
Lanjut...

Daniel W.P, Prinsip Kelimpahan

Ibadah 1-3, 30 November’14

     Saya punya pelayanan Kingdom Embassy yang visinya memperlengkapi orang-orang percaya untuk mencapai panggilan Tuhan dalam 7 bidang pelayanan. Yohanes 6: 1-15. Ayat 15: Karena Yesus tahu, bahwa mereka hendak datang dan hendak membawa Dia dengan paksa untuk menjadikan Dia raja, Ia menyingkir pula ke gunung, seorang diri. Sekarang tidak mudah orang percaya kepada Tuhan Yesus. Padahal dulu ada ribuan orang yang mengikuti Yesus. Ini karena ada mujizat.

Lanjut...

Pdp. Himawan Wongso, Menjadi Jemaat Yang Tertanam Di Gereja Lokal, Bertumbuh Dalam Iman Dan Mengalami Kuasa Memperkatakan Firman Tuhan

Ibadah 1-3, 23 November 2014

 

    Jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang tertanam. Kalau kita berpindah-pindah gereja maka iman kita tidak akan bertumbuh. Seperti tanaman yang kalau kita cabut dan pindahkan maka tanaman tersebut akan tumbuh kerdil atau bahkan bisa mati. Ciri-ciri jemaat yang bertumbuh adalah jemaat yang mengambil tanggungjawab dalam gereja atau mengambil tanggungjawab untuk melayani Tuhan. Contoh jemaat yang mau bertumbuh adalah jemaat yang memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang memiliki waktu khusus untuk membaca Firman Tuhan dan berdoa kepada Tuhan sehingga iman rohaninya akan mengalami bertumbuhan dan menjadi orang yang dewasa dalam kerohanian.

Lanjut...

Pdm. Hadi Oetojo, Lakukan Tugas Panggilanmu

Ibadah 2, 16 November ‘14

   Yohanes 21: 15-19. Gembalakanlah domba-dombaku. Setiap kita harus tahu apa panggilan Tuhan dalam hidup kita. Setiap jemaat harus aktif melayani Tuhan dan itu bukan hanya di gereja saja. Menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2 kali, Tuhan mempercepat pertumbuhan jiwa-jiwa baru. Yang terdahulu menjadi yang terkemudian, yang terkemudian menjadi yang terdahulu. Kamu harus mengejar Tuhan agar panggilanmu digenapi dalam hidupmu. Hari-hari sekarang berlalu dengan sangat cepat. Gereja Tuhan harus berlari secepatnya menuju destinynya Tuhan. Setiap kita memiliki panggilan khusus. Jangan menunda apa pun yang Tuhan berikan kepada saudara untuk saudara lakukan.

Lanjut...

Pdm. Hadi Oetojo, Siap Menjadi Mempelai Kristus

Ibadah 1 dan 3, 16 November 2014


    Kedatangan Tuhan Yesus sudah semakin singkat. Kita tidak boleh main-main. Kita harus mempersiapkan diri seperti 5 gadis yang bijaksana. Matius 25: 1-7. Mempelai pria akan segera datang. Kita sedang menghadapi pertandingan iman. Kita semua diselamatkan oleh Tuhan secara cuma-cuma.  Pelita 5 gadis yang bijaksana menyala dan ada persediaan minyaknya. Kita harus diurapi terus supaya minyak itu menyala artinya perseketuan kita dengan Tuhan secara terus-menerus setiap hari.
Lanjut...

Pdt. Audy Rochadi, Setialah pada Undangan-undangan yang Kecil

Ibadah 3, 2 November 2014   

   Seringkali orang marah kalau tidak diundang misalnya undangan pernikahan. Tapi kalau sudah diundang belum tentu datang. Matius 22: 1-14. Perumpamaan ini melambangkan Allah Bapa sebagai raja yang mengundang banyak orang ke pesta untuk anakNya Yesus/ kerajaan Allah/ sorga. Tapi tidak satu orang pun yang datang. Saya bergumul, bertanya kepada Tuhan mengapa orang tidak mau diundang ke sorga/ rapture ? Dan saya mendapatkan jawabannya.

Lanjut...

Pdt. Audy Rochadi, HIDUP SUNGGUH-SUNGGUH DENGAN TUHAN

Ibadah 1 - 2, 2 November'14

 

   Matius 7:21-22 " Bukan setiap orang yang berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa- Ku yang di sorga. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada- Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama- Mu, dan mengusir setan demi nama- Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama- Mu juga?

 

Lanjut...

Pdp. Andi Auric, GODLY PARENTS

Ibadah 3, 26 Oktober 2014

Pengertian:
Godly Parenst adalah orang tua yang takut akan Tuhan, yang benar-benar melakukan Firman Tuhan dan mengajarkannya kepada anak-anaknya. Bukan tanggung jawab anak-anak untuk jadi anak-anak yang takut akan Tuhan, tapi ini adalah tanggung jawab orang tua untuk membesarkan anak-anak dalam takut akan Tuhan.

Lanjut...

Pdt. Paul Halim, KEHIDUPAN YANG BERHASIL DAN BERUNTUNG


Yosua 1:7-9

Hanya, kuatkan dan

teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke manapun engkau pergi. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke manapun engkau pergi."

Lanjut...

Pdt. Paul Halim, HIDUP YANG BERBAHAGIA

Ibadah ke -1,  26 Oktober 2014

 

   Setiap orang pasti menginginkan kehidupan yang bahagia, tapi pada kenyataannya banyak orang-orang Kristen yang memiliki kehidupan keluarga yang tidak bahagia.

 

Lanjut...