KOTBAH


Mengatasi Tekanan

Ibadah Siang, 20 Juni 2010
Ev. Esther Carolina
Bacaan Firman Tuhan :
Mazmur 3:1; Mazmur42:1-12

Belakangan ini, kita semua sering mendengar banyak orang yang bunuh diri, kita semua tahu bahwa mereka semua ini banyak yang mengalami tekanan atau stress. Tapi yang terpenting adalah bukan bunuh dirinya tapi bagaimana cara kita mengatasi tekanan ini. Dalam Alkitab kita dapat melihat contohnya yaitu Raja Daud, Elia yang takut karena mendapat ancaman dari Elizebel, Saul yang karena berbuat dosa dan Tuhan Yesus yang sampai mengeluarkan darah karena pembuluh darahNya pecah. 

Tuhan Yesus tertekan bukan karena takut kepada salib, tapi yang di takuti Oleh Tuhan Yesus adalah karena ditinggalkan bukan hanya oleh murid-muridNYa tapi juga Allah Bapa di Surga, karena Allah Bapa adalah pribadi yang suci dan Tuhan Yesus mati untuk menjadi perantara antara Allah Bapa dengan kita umat manusia yang berdosa. 
Kita semua tahu bahwa Daud hidupnya tidak pernah lurus, tapi banyak jatuh dalam dosa, seperti ketika dia diperhadapkan untuk membunuh Saul 2 kali, ketika beliau sudah menjadi Raja dan jatuh dalam dosa perzinahan. Kitab Mazmur ditulis berdasar dari pengalaman Daud dengan Tuhan. Dalam Mazmur 42 kita dapat melihat bahwa Daud berada dalam tekanan.

Penyebab tertekan yang paling berat adalah karena kita kehilangan sesuatu yang berharga seperti suami, isteri, anak, orang tua, dll. Mengapa dalam firman Tuhan dikatakan bahwa kita harus mengasihi Tuhan Allah kita di tempat yang pertama? Kalau kita mengasihi sesuatu yang ada dalam dunia ini, maka ketika kita kehilangan sesuatu kita akan menderita. Tapi kalau kita hanya mengasihi Tuhan, kita harus ingat dan ketahui bahwa Tuhan Yesus tidak mungkin meninggalkan kita. Mungkin kalau kita melihat bahwa setiap firman Tuhan itu egois dan seolah-olah semuanya untuk kepentingan Tuhan, tapi ketahuilah bahwa semua itu untuk kebaikan kita sendiri. 
Kalau kita memperhatikan anak kecil tidak pernah mengalami stress, oleh sebab itu Firman Tuhan berkata bahwa kita harus menjadi seperti anak kecil. 

Beberapa hal-hal yang menyebabkan tekanan berat :
1. Kehilangan sesuatu
2. Ketakutan
3. Keinginan yang tidak tercapai
Sebagai contoh anak muda yang ketika jatuh cinta dan cintanya ditolak oleh orang lain.Setiap rumah tangga pasti punya masalah sendiri-sendiri oleh sebab itu kita jangan pernah iri kepada orang lain. 

4. Putus asa dan Kecewa 

Tertekan itu punya tujuan dan maksud dari Tuhan. Kita semua harus menaruh hal ini dalam diri dan pikiran kita, ketika masalah datang, kita harus tahu bahwa Allah sudah mengetahui hal ini dan pasti mempunyai maksud untuk kita melalui masalah ini. Sebagai orang Kristen, kita semua pasti banyak yang tahu firman Tuhan, tapi apakah kita bisa mempraktekkan firman Tuhan dalam setiap kehidupan kita?

Tekanan membawa kita untuk lebih dekat kedalam pelukan Tuhan. Layang-layang akan lebih mudah di terbangkan ketika ada angin, oleh sebab itu ketika ada tekanan, kita akan lebih dekat dengan Tuhan. 1 hal yang harus kita contoh dan pelajari dari Daud ketika sedang mengalami masalah, bagaimana ketika masalah datang beliau terus menempel dengan Tuhan.

Rusa adalah binatang yang suka berlari-lari dan karena sering berlari maka rusa menjadi mudah haus, oleh sebab itu rusa selalu berada dekat sungai atau air terjun. Akhir-akhir ini, banyak orang yang haus seperti haus akan perhatian, haus akan kekaguman, dll kenapa hal ini bisa terjadi? karena mereka semua terikat dengan pekerjaan di kantor.

Ketika kita sedang mengalami masalah, kita jangan cerita kepada saudara kandung kita yang belum bertobat, karena kalau kita sedang bercerita, maka pasti nama Tuhan Yesus diolok-olok.

Apapun yang menimpa hidup kita, kita harus terus berkata bahwa Allah adalah Allah yang penuh kasih, dan Allah yang baik. Kadang kita mengalami kesepian dalam hidup kita, maka 1 hal yang harus kita ketahui bahwa Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita.

Kita jangan pernah menyesali masa lalu, kita hanya boleh mengingat masa lalu. Jangan kuatir akan hari esok tapi mengisi hari esok bersama Tuhan.
Seorang yang suka mengangkat besi pasti akan memulai dari nilai yang kecil seperti 3kg, lalu semakin berat, bukan langsung mengangkat sesuatu yang berat. Orang yang sudah terbiasa mengangkat besi, tanpa dia sadari tekanan/besi yang dia angkat membuat otot kekuatan menjadi keluar. Begitu juga dengan kita, tekanan yang ada membuat kita menjadi semakin kuat dalam Tuhan. Oleh sebab itu, bersyukurlah kalau banyak masalah dalam hidup kita.

Don't pray for easy life, but pray for power so we can still survive. Setiap kehidupan yang indah, harus kita pikirkan, jangan hanya memikirkan masalah yang sedang kita hadapi.

Kadang ketika kita tertekan, kita rasanya menjadi malas untuk bersyukur kepada Tuhan, tapi kita harus tahu bahwa itu hanya perasaan kita, oleh sebab itu, mari lawan perasaan kita dengan banyak bersyukur kepada Tuhan.


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter