KOTBAH


Pdt Levi Supit: Penyakit Orang Percaya

Pdt Levi Supit
Ibadah siang 17 Oktober 2010
Bacaan Firman Tuhan: Efesus 5:16, Efesus 5:18, Efesus 4:21-22, Efesus 4:26-27.

Khotbah saya pada pagi ini berjudul "Penyakit Orang Percaya". Banyak orang bilang bahwa penyakit orang percaya adalah tidak punya uang, tidak punya pacar, dan lain sebagainya. Tetapi yang akan saya bahas pada hari ini adalah penyakit secara rohani.

Kita akan belajar bagaimana kita bisa menjadi pribadi yang maksimal di hadapan Tuhan. Oleh karena itu kita harus membuang semua penyakit rohani kita. Ada beberapa penyakit rohani yang harus kita buang yang akan saya sharingkan pada hari ini.

1. Sakit Emosi

Ada banyak orang kristen yang tidak bisa mengontrol emosinya, baik itu rasa marah, emosi yang meledak, keinginan yang besar untuk shopping, ataupun keinginan yang besar untuk makan. Padahal Efesus 5:18 mengajarkan agar kita jangan mabuk oleh anggur, tetapi haruslah kita mabuk oleh Roh. Tuhan ijinkan ada hal-hal kecil yang tidak menyenangkan terjadi dalam kehidupan kita untuk melatih emosi kita. Kita harus tetap belajar untuk bersabar.

Apa yang kita beri makan dalam hidup kita akan menjadi semakin besar. Jika kita memberikan makan terus menerus kepada emosi amarah kita, maka emosi kita akan menjadi semakin besar dan tidak terkontrol. Jika kita terus menerus memberi makan kepada keinginan untuk shopping kita, maka keinginan itu akan semakin besar. Hari ini kita belajar bahwa kita harus memberi makan lebih banyak kepada kerohanian kita.

Efesus 4:27 menjelaskan bahwa orang yang tidak bisa kontrol emosinya dikatakan sedang memberikan kesempatan kepada Iblis.

 

2.) Sakit Kurang Percaya Diri

Ada orang yang tidak PD karena merasa dirinya tidak cantik. Ada orang yang tidak PD karena merasa masih muda dan tidak bisa apa-apa. Bersama Yesus kita pasti bisa menerobos segala tembok rintangan, dan kita pasti akan keluar sebagai pemenang.

Semua orang yang berhasil pasti mengalami hari pertama, yaitu hari pertama memulai segala sesuatu yang mereka rintis. Pertama kali adalah sesuatu yang berat, tetapi kita harus tetap berani melangkah.

 

3.)  Sakit Hati

Tuhan adalah Allah yang menyelidiki jauh ke dalam hati kita. Kita bisa menipu manusia mengenai keadaan hati kita, tetapi Tuhan tidak bisa ditipu. Kita bisa tetap jaim terhadap orang yang kita benci sekalipun, tetapi Tuhan tetap mengetahui isi hati kita.

Mulai hari ini kita harus belajar untuk memiliki hati yang tulus, karena hati yang tulus akan diberkati oleh Tuhan.


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter