KOTBAH

Bpk. Basuki T. Purnama (Ahok): Tujuan Tuhan Menempatkan Kita di Indonesia
Ibadah siang, 30 Oktober 2011
Saya adalah seorang politik, jadi semua kotbah saya hampir mengenai politik. Ada seorang teman saya yang bertanya kepada saya, bagaimana caranya agar saya tidak dipakai lagi di bidang politik? Lalu saya berkata jangan baca firman Tuhan dan jangan suka curhat dengan Tuhan.
Kita semua mengenal Martin Luther King Jr dan kita semua pernah membaca firman Tuhan mengenai orang samaria yang baik hati. Bpk. Martin Luther King Jr berkata bahwa gereja tidak bisa menjadi orang Samaria yang baik. Sebagai orang kristen, kita bukan hanya membantu orang miskin, karena orang miskin tidak akan pernah ada habisnya, tapi kita harus menjaga kesejahteraan sesama kita. Mazmur 11:3; 9:19 ini adalah inti dari injil dan ini adalah kabar baik yang ingin disampaikan Tuhan Yesus. Firman Tuhan ini adalah janji Tuhan untuk kita. kita semua tahu Jakarta mempunyai banyak masalah dan solusinya pun bahkan sudah komplit, tapi kenapa masalah tidak terselesaikan juga? Karena kurangnya dana untuk dapat menyelesaikan, dan para pejabat di Indonesia hanya mau menyelesaikan 20-30% dari semua masalah yang ada. Kenapa hanya begitu sedikit? Karena mereka tidak mempunyai takut akan Tuhan.
Ketika saya sedang sedih, bingung dan tidak tahu doa apa yang harus saya sampaikan, maka saya membaca mazmur, kenapa? Karena mazmur adalah curahan isi hati Daud kepada Tuhan. Mazmur 12:6 banyak orang yang berkata bahwa saya adalah orang yang galak, dan saya pun menjadi takut, tapi setelah saya baca firman Tuhan ini, saya pun tahu bahwa Tuhan pun juga bisa marah. Tuhan akan bangkit ketika umatNya ditindas, apakah kita sebagai anak Tuhan sudah membantu orang-orang yang tertindas? Banyak diantara kita yang tidak mau, karena kita adalah kelompok minoritas. Yesaya 56:1 kita diminta oleh Tuhan untuk lebih bersikap adil terhadap sesama kita.
Saya pernah berdiskusi dengan teman saya, kenapa orang kristen sering gagal di bidang politik? Karena banyak orang kristen seperti Yudas Iskariot. Apakah Yudas Iskariot cinta kepada Tuhan Yesus? Jawabannya adalah cinta tapi Yudas juga cinta kepada uang. Hal ini kita dapat buktikan dari firman Tuhan, dimana dikatakan bahwa Yudas bukan menyerahkan Tuhan Yesus tapi hanya menunjukkan yang mana Tuhan Yesus, dan ketika orang Farisi menangkap Tuhan Yesus, Yudas shock dan akan mengembalikan uang yang dia terima asal Tuhan Yesus dibebaskan. Dalam politik ada yang disebut ciuman Yudas.
Lukas 10:3 putri saya mempunyai seekor kelinci dan seekor anjing, dan beberapa hari kemudia kelinci tersebut mati, lalu kita bertanya kepada dokter dan dokter tersebut berkata bahwa kelinci tersebut mati karena stress berada dekat dengan anjing. Bagaimana seekor domba berada di tengah-tengah serigala dapat bertahan? Walau domba tersebut tidak dimakan atau disakiti, tapi domba tersebut pasti stress karena berada ditengah-tengah serigala. Begitu juga dengan kita yang hidup di bidang politik.
Tuhan menaruh kita di Indonesia pasti mempunyai tujuan. Banyak orang yang berpikir orang tionghoa yang ada di Indonesia pasti kaya, kalau tidak kaya itu berarti dia bodoh, dan kalau sudah kaya raya dan tetap berada di Indonesia, dia adalah orang yang sangat bodoh. Sebagai orang yang sudah diberkati oleh Tuhan, maka kita harus bisa membantu orang-orang yang kurang mampu.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter