KOTBAH


Pdp. Andi Auric: Masuk Dalam Proses Tuhan

Ibadah siang, 27 November 2011

Pernah diadakan survey dalam suatu gereja, dan dari hasil survey tersebut dikatakan kalau kita beribadah 1 minggu sekali, maka dia tidak akan seoptimis dibandingkan dengan mereka yang beribadah lebih dari 1 kali dalam seminggu. 1 Korintus 3:10-17 dalam Firman Tuhan ini, kita diminta agar kita memperhatikan bagaimana cara kita membangun. Kita semua pasti pernah mengalami kelelahan ketika melayani Tuhan, tapi mari kita minta kekuatan dari Roh Kudus, agar memberikan kita kekuatan. Pada saat kita dibangun di dalam Tuhan, pasti ada bermacam-macam bentuk tanah, ada yang bolong, ada yang rata bahkan ada yang bergelombang.

Ketika seseorang sedang membangun rumah, maka yang pertama-tama dibangun adalah pondasinya dimana pakubumi sedang ditanam, dan hal ini pasti menyebabkan debu di mana-mana. Hal ini juga terjadi dalam hidup kita, dimana pasti banyak terdapat debu, dan kotoran ketika kita sedang dibangun oleh Tuhan. Para tukang bangunan ini ketika membangun akan selalu mengikuti design yang sudah dirancangkan Amsal 29:18. kita harus mempunyai visi dan mimpi yang dari Tuhan untuk kita dan kita harus bisa menjalani dan mewujudkan mimpi dan visi dari Tuhan. Hal ini kita lihat dari Yusuf dimana sebagai anak, beliau adalah anak yang dimanja, tapi Tuhan ingin memproses dia agar mimpi yang Tuhan berikan kepada dia bisa terwujud.
 
Pernah diadakan survey, ada 2 ekor tikus yang dimasukkan dalam 2 wadah yang pertama dalam box yang tertutup dan yang satu dalam box yang terbuka. Tikus yang berada dalam box yang tertutup lebih cepat mati dari pada tikus dalam box yang terbuka. Kenapa? Karena tikus yang berada dalam box yang terbuka melihat keatas dan tahu masih ada harapan untuk dia dan hal ini beda dengan tikus yang berada dalam box yang tertutup. Saya juga memiliki mimpi tapi saya bertanya kepada Tuhan kenapa mimpi saya tidak sama dengan jalan yang daripada Tuhan? Saya teringat dengan lagu  yang berkata bahwa Tuhan selalu punya cara untuk menolongku, Kau selalu punya jalan keajaibanMu, Kau dashyat dalam perbuatanMu dan ku tenang didalam caraMu. Dari sini saya belajar bahwa saya harus tenang di dalam cara Tuhan. Kita ini sebenarnya sudah enak, karena design Tuhan untuk kita sudah ditetapkan. Yang menjadi pertanyaan adalah kita harus mencari cara agar design Tuhan bisa terwujud dalam kehidupan kita Efesus 2:10.

I Korintus 2:11 tidak ada yang tahu apa yang ada dalam pikiran Tuhan selain Roh Tuhan itu sendiri. Yang menjadi pertanyaan adalah apakah Roh Tuhan di dalam kita besar atau kecil? Kalau Roh Allah semakin besar dalam hidup kita, maka kita akan semakin tahu apa rencana dan design Tuhan untuk kita, bahkan kita akan mengetahui cara-cara yang sedang dipersiapkan Tuhan untuk kita. 

Dalam beribadah kita harus tekun termasuk ketika kita saat teduh mari kita terus rutin melakukan saat teduh. Banyak orang yang berpikir bahwa segala sesuatu itu cukup dengan iman, tapi Allah ingin agar kita juga melakukan tugas kita. yaitu disiplin rohani seperti II Petrus 1:5-7.  II Petrus 1:8 kalau kita melakukan semua disiplin rohani maka kita akan semakin dekat dengan Tuhan. Hal ini juga sama seperti ketika kita bekerja, kita pasti akan mempunyai target yang harus kita capai. Tukang bangunan juga ketika akan membangun sebuah rumah, maka dia harus menghitung berapa banyak batu, semen, dll yang dibutuhkan agar tidak berlebih dan juga tidak berkekurangan. Kita juga harus mempunyai target dalam hidup kita. sebagai manusia yang memiliki keterbatasan dan bahkan suka lupa, mari kita belajar mencatat setiap hari, perbuatan apa saja yang Tuhan lakukan untuk kita, kenapa? Dengan melakukan hal ini, kita jadi bisa sadar dan tahu pertolongan Tuhan untuk kita, mukjizat Tuhan untuk kita, sehingga kita tidak akan berkata bahwa Tuhan tidak menolong kita dan kita juga tidak akan berkata bahwa kita tidak mengalami mukjizat Tuhan. 

Wahyu 3:20 ketika kita bangun dipagi hari, apakah yang pertama kali kita lihat?? Pasangan/anak/orang tua/pekerjaan/pelayanan? Mungkin kita kadang merasa bosan dan kecewa. Kalau kita bangun dipagi hari dan bersyukur kepada Tuhan untuk segala hal, maka segala hal yang kurang bagus yang kita lihat, akan menjadi indah bahkan kita akan melihat mukjizat Tuhan untuk kita. Kalau kita mendengar  suara Tuhan, maka segala hal akan terlihat indah bahkan kita akan semakin sadar kemanapun kita pergi, apapun yang kita perbuat, Tuhan akan selalu ada beserta kita. hal ini juga sama seperti kita, semakin besar Roh Tuhan dalam diri kita, maka Roh Tuhan yang akan berkuasa atas kita dan yang akan menuntun kemanapun kita pergi. Tapi kalau Roh Tuhan semakin kecil didalam kita, maka yang akan menuntun bukan Tuhan tapi kita yang akan menuntun Tuhan. Oleh sebab itu, mari semakin memperbesar Tuhan dalam diri kita agar kita semakin di tuntun oleh Tuhan. 


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter