KOTBAH
Pdp. Yosua Sudarsono: 5 bukti yang harus kita miliki dalam Tuhan
Ibadah pagi, 18 Desember 2011
Semalam saya mendapat telpon dari saudara saya, dan saudara saya ini bertanya kenapa hidup dia ini sangat susah dan dia merasa bahwa dia salah memilih pasangan karena suami dia ini terikat judi. Beberapa tahun yang lalu suaminya ini sudah terlepas dari judi, tapi karena ada temannya menang judi 65 juta, suaminya ini jadi tertarik lagi. Melalui hal ini, saya ingin membagikan bahwa Tuhan ingin ketika kita berada dalam masalah, kita tetap kuat dan berpegang teguh di dalam Tuhan.
Kita semua pernah melihat film "Click", dari film ini kita diajar mengenai kasih, kita harus memililki kasih bukan hanya untuk diri kita sendiri tapi juga untuk sekeliling kita.
Lukas 2:25-35 dari buahnya kita bisa melihat hasil dari seseorang. Seperti Tuhan Yesus berkata kepada kita, Tuhan ingin melihat apakah kita menghasilkan buah? Seperti dalam film "Click", pengusaha ini memang berhasil dalam hidupnya tapi sayang dia tidak menghasilkan buah. Kenapa? Karena dia kehilangan moment bersama dengan ayahnya, istrinya, dan anak-anaknya. Beberapa waktu yang lalu, saya pelayanan keluar kota. Di gereja tersebut, saya mendengarkan sebuah kesaksian dari seorang jemaat, di mana orang ini sangat suka narkoba, berjudi, bermain perempuan. Pada suatu ketika, ketika dia ke gereja, dia mengalami Kemuliaan Tuhan Yesus dan sejak saat itu, dia berhenti berjudi, narkoba bahkan rumah tangganya yang hampir hancur, dipulihkan oleh Tuhan.
Mungkin di antara kita, ada beberapa yang berpikir bahwa hidup kita sudah cukup saleh dan benar di hadapan Tuhan. Tapi ketahuilah keselamatan yang kita punyai adalah anugerah dari Tuhan. Setiap manusia pada dasarnya selalu ingin melakukan kejahatan, tapi karena Roh Kudus dan kemurahan Tuhan, kita bisa tetap hidup di dalam Tuhan. Mari ketika Roh Kudus mengetuk pintu hati kita, kita jangan mengeraskan hati kita, tapi mari kita ijinkan Roh Kudus masuk dalam hati kita. Keselamatan yang kita peroleh dalam Tuhan Yesus itu sudah di nubuatkan bertahun-tahun yang lalu dan bukan karena penampakan dari Tuhan Yesus. Sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, apakah kita rindu agar keluarga kita juga mendapatkan keselamatan yang daripada Tuhan? Hal ini juga dialami oleh Simeon, beliau menunggu sampai beliau bisa melihat kelahiran Tuhan Yesus dan beliau bertemu dengan Tuhan Yesus. Ketika kita bertemu dengan Tuhan Yesus, maka hidup kita akan diubahkan oleh Tuhan.
Ketika kita lahir baru dan bertemu dengan Tuhan Yesus, maka kita harus bisa menghasilkan berbagai buah/bukti. Kalau buah/ bukti itu tidak muncul, maka kita harus terus bertekun mencari buah tersebut.
1. Lukas 2:29-30 di hati kita ada suatu keyakinan yang sangat teguh bahwa kita sudah diselamatkan oleh Tuhan Yesus. Hal ini juga dialami oleh Simeon yang berkata kepada Tuhan bahwa dia siap untuk dipanggil oleh Tuhan karena dia sudah melihat Tuhan. Mungkin saat ini kita sudah jauh daripada Tuhan, karena kita merasa bahwa kita adalah orang yang berdosa, tapi ketahuilah justru karena kita sudah berdosa, maka kita memerlukan Tuhan Yesus untuk mengampuni setiap dosa kita. Mari kita jangan ragu akan keselamatan yang daripada Tuhan untuk kita, tapi memiliki keyakinan bahwa kita sudah diselamatkan oleh Tuhan Yesus.
2. Lukas 2:31-33 Kita harus percaya bahwa keselamatan yang dari Tuhan akan sampai ke segala bangsa. Mari kita memberitakan keselamatan Tuhan kepada segala bangsa. Iblis saat ini berusaha terus menipu kita dengan kesibukan, tapi mari kita memberitakan keselamatan Tuhan setiap saat.
3. Lukas 2:34-35 Tuhan Yesus datang membawa pedang. Seperti saudara yang saya ceritakan tadi, dia hanya mempunyai 2 pilihan yaitu menceraikan suaminya atau tetep berjuang menolong suaminya, karena suaminya ini sangat membutuhkan bantuan dia untuk keluar dari masalah ini. Ingat, walau kita berada dalam masalah apapun, kita harus percaya kepada Tuhan Yesus dan jangan kompromi dengan dosa.
4. Lukas 2:36-38 ketika kita memiliki Tuhan Yesus dalam hidup kita, maka hidup kita akan mengalami kelimpahan kasih yang daripada Tuhan. Sama seperti Hana yang terus menantikan kedatangan Tuhan Yesus. Saya mengenal seseorang yang juga mempunyai masalah dengan suaminya, dia terus bertahan dan berdoa untuk suaminya selama 14 tahun dan akhirnya suaminya diselamatkan. Kenapa teman saya ini bisa bertahan? Karena adanya kelimpahan kasih yang daripada Tuhan. Saya percaya, bahwa setiap orang ingin agar hidupnya mempunyai arti buat sesama nya. Di gereja kita akan dibangun suatu komunitas untuk orang-orang yang lanjut / senior. Saat-saat ini, banyak orang tua yang merasa tidak berharga bagi keluarganya. Oleh sebab itu, kita akan membangun komunitas ini. Di komunitas ini, kita akan saling membangun, mendukung dan menguatkan mereka.
5. Lukas 2:40 kita harus terus bertumbuh di dalam Tuhan. Tuhan ingin agar kita terus kembali kepada kasih, kebaikan, dan anugrah Tuhan dalam hidup kita.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter