KOTBAH

Pdp. Andi Auric : Hidup dalam Karunia Allah
Ibadah Raya ke-3 / Sore , 18 Desember 2011
Menurut Pak Niko: Tahun 2012 ada kesinambungan dengan tahun 2011, Multiplikasi dan Promosi tetap terjadi. Kis 19: 8 - 9. Tuhan senang dengan yang namanya perjanjian. Kalau kita jadi WNI kita harus melakukan kewajiban sebagai WNI, misalnya membayar pajak. Berjalan dalam Kerajaan Allah berarti berjalan dalam perjanjian Tuhan. Tanda-tandanya ada buah-buah Roh.
Cara hidup pertama: Kuncinya adalah hidup bagi Kristus. Saya berdoa bagi Kristus, saya membaca alkitab bagi Kristus. Saya melakukan segala sesuatu bagi Kristus. Yer 17:5 Tekutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri. Tapi itu adalah cara hidup yang salah karena mengandalkan diri sendiri. Sehingga hidup dalam kutuk.
Yang benar adalah cara kedua: Galatia 3: 20. Kristus yang hidup dalam saya. Kristus yang mengerjakan dalam saya. Oleh kasih karunia Kristus yang memimpin hidup kita sehingga hidup kita berkemenangan. Tuhan Yesus sendiri membiarkan BapaNya yang bergerak dalam diriNya. Ia melakukan apa yang Roh Kudus suruh. Kita harus hidup seperti Tuhan Yesus hidup di dalam kita. Dipimpin oleh Tuhan dan mendapat kasih karunia.
Kita seperti anak bungsu dalam perumpamaan Tuhan Yesus, kita suka merasa bisa melakukan segala sesuatunya sendiri. Kasih Bapa terhadap anak bungsu tetap sama sekalipun ia telah berbuat dosa. Setelah anak bungsu itu putus asa baru ia bergantung pada bapanya. Demikian pula kita. Saat kita putus asa kita mengandalkan Bapa di surga.
Respon kita yang pertama setelah menerima kasih karunia Tuhan adalah: mengenal Kristus dan tindakanNya, sehingga kita dapat memaksimalkan Kristus dalam hidup kita. Semakin kita mengenal Kristus, semakin kita membiarkan hidup kita dipimpin oleh Kristus. Sebagai wujud kasih kita kepada Kristus.
Respon kedua: tinggal di dalam Tuhan Yesus. FirmanNya tinggal dalam kita. Supaya firmanNya nyata dalam hidup kita.
Ada kesaksian dari seorang hamba Tuhan yang tiket pesawatnya di upgrade oleh pihak airline. Itu terjadi karena perkenanan Tuhan. Saya waktu melamar kerja dulu sebetulnya adalah kandidat kedua, tetapi diterima karena kandidat pertama tidak lolos tes kesehatan. Itu namanya anugrah Tuhan. Menerima anugrah Tuhan artinya kita tidak melakukan apa-apa, semua adalah inisiatif Tuhan.
Hosea 12 : 4 Yakub bergumul dengan Allah, meminta anugrah Tuhan. Namanya diubah menjadi Israel. Contoh lain adalah Yabes. Memang anugrah Tuhan adalah inisiatifnya tapi kita boleh meminta anugrah/ perkenananNya. 2 Kor 13 : 5 Beriman bahwa kita memiliki Roh Kudus dalam kita.
Kesimpulan 3 R:
1. Refleksi: Apakah kita hidup dengan cara pertama atau kedua. Kita seharusnya hidup dengan cara kedua. Hidup dalam kasih karunia Allah.
2. Revisi: Pikiran kita direvisi, dipenuhi oleh firman Tuhan. Hidup dalam Roh, dipimpin oleh Roh. Tidak mudah kuatir.
3. Repetisi: Hidup dalam Roh yang dilakukan terus-menerus.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter