KOTBAH


Pdp Gustav Galenius: Salvation (Bagian 2)

1 Januari 2012

Ibadah Sabtu di Parit Tiga dikunjungi jemaat 50 orang lebih. Ada seorang ibu tua yang berjalan dengan 2 kursi bakso sering didoakan oleh tim di sana bisa berjalan dengan tongkat. Kemudian ia pergi ke KKR Pak Niko akhirnya disembuhkan total. Ada seorang anak terbelakang yang sering didoakan oleh tim di sana dan mengikuti study club di sana sekarang sudah dapat membaca dan berhitung dalam bahasa Inggris.

Mujizat masih ada sampai saat ini. Saya juga mengalami mujizat karena ada pembeli barang yang baru saya kenal mau mengirim uangnya lebih dulu sebelum menerima barangnya. Saya hanya berkata saya yang menjaminnya meskipun tidak tahu dengan apa. Nilainya 3 juta dollar. Mujizat Tuhan akhirnya transaksi itu berhasil dan komisi saya diperbesar. Saya juga mencoba bidang yang baru sekarang. Itu semua karena anugerah Tuhan. 

Ibr 11:6 Tanpa iman seseorang tidak dapat berkenan di hadapan Tuhan. Kita harus punya iman yang benar dan Tuhan yang benar yaitu Yesus Kristus. Saya bawakan khotbah saya ini di Parit Tiga dalam ibadah Natal yaitu part 1 dan 2. Sekarang saya akan membawakan hanya part 2 di tempat ini. Kita tahu alkitab terdiri dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Hukum Musa disebut torah artinya ajaran : terbagi 3 golongan. Pertama adalah Hukum Moral yaitu 10 perintah Tuhan, Kedua : Hukum Perdata, Ketiga : Hukum Keupacaraan. Apakah orang bisa diselamatkan karena melakukan hukum taurat ? Gal 2: 16 Kamu tahu tidak seorang pun yang dibenarkan karena melakukan hukum taurat. Taurat dapat disamakan dengan ajaran agama-agama lain.

Tuhan itu Maha Suci sehingga orang yang mau masuk ke surga harus juga Maha Suci. Kesalehan kita seperti kain kotor. Karena itu kita tidak dapat diselamatkan karena melakukan kukum taurat. Sekarang ada Perjanjian Baru. Hukumnya adalah kasih karunia oleh karena Yesus Kristus. Bukan karena melakukan perbuatan baik manusia dapat diselamatkan. Melainkan karena percaya kepada Tuhan Yesus yang telah menjadi tumbal untuk menebus dosa kita. Kita menjadi berdosa sejak kita lahir karena kesalahan Adam secara turun temurun. Ef 1 : 7 Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan.

Orang Kristen bukan orang benar melainkan dibenarkan oleh darah Tuhan Yesus. ukum Perdata dan Hukum Keupacaraan dalam taurat tidak perlu dilakukan lagi. Tetapi Hukum Moral tetap perlu dilakukan sampai sekarang. Kedatangan Tuhan Yesus bukan untuk meniadakan hukum taurat melainkan untuk menggenapinya. Karena itu siapa yang meniadakan hukum taurat akan menduduki tempat yang paling rendah dalam kerajaan surga.

Tuhan Yesus bahkan memperberat atau menambah kualitas hukum taurat. Tuhan Yesus melakukan itu untuk memperjelas bahwa manusia tidak dapat masuk surga dengan usahanya sendiri untuk melakukan hukum taurat. Sama seperti perempuan yang sakit pendarahan selama 12 tahun hingga frustasi. Tuhan tidak mau hidup kita hancur-hancuran lebih dulu baru sungguh-sungguh ikut Tuhan. Tuhan Yesus mengecam ahli taurat bukan karena mereka  mengajarkannya melainkan karena mereka tidak melakukannya. Hukum Taurat diringkaskan menjadi kasihi Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu dan kasihi sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.

Orang yang tidak mengenal Tuhan Yesus dan berbuat jahat pasti tidak akan masuk surga. Tanpa Yesus  berbuat baik juga tidak akan masuk surga. Orang yang menerima Tuhan Yesus dan berbuat baik ( dalam tuntunan Roh ) pasti selamat. Apakah orang yang percaya Tuhan Yesus tapi hidup dalam kedagingan akan selamat ? Kalau orang memiliki Kristus , ia memiliki Roh Kristus di dalam dirinya. Hidup kita dipimpin oleh Roh dan akan berkenan kepada Allah, menerima janji-janji Allah dan hidup kekal. Mereka yang dari daging memikirkan hal-hal yang dari daging dan tidak mungkin berkenan kepada Allah. Orang yang dari Roh memikirkan hal-hal yang dari Roh.

Manusia inginnya kaya dan bahagia. Menjadi milik Kristus tetapi hidup dalam daging dan mau menerima janji Allah. Seperti saudara sepupu yang memiliki semboyan muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga. Tidak ada ayat di alkitab yang mengatakan orang yang sudah ditebus boleh hidup dalam kedagingan. Apakah sesudah menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamat kita masih harus melakukan hukum taurat ? Tetapi kita diselamatkan bukan karena melakukan perbuatan baik melainkan karena iman kepada Allah. Titus 2 :11-15 Kasih Karunia Allah menyelamatkan Semua Manusia.

Kalau tidak melakukan hukum taurat atau hidup dalam daging apakah tidak akan selamat ? Matius 22:11 -14 Ada seorang yang datang ke pesta tetapi tidak mengenakan pakaian pesta kemudian dicampakkan. Matius 5:20 Kalau hidup kita tidak lebih baik dari ahli-ahli taurat kita tidak akan masuk dalam kerajaan surga. Ibr 10:26 Kalau kita sengaja berbuat dosa sesudah percaya kepada Tuhan Yesus tidak ada lagi korban yang dapat menyelamatkan. 2 Kor 6: 1 Sebagai teman-teman sekerja kami menasehatkan kamu supaya kamu tidak membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah. Dalam hal apa pun kami tidak membiarkan orang lain tersandung. Yakobus 2 : 14 Iman tanpa perbuatan pada hakekatnya adalah mati. Orang yang sudah disembuhkan dari kanker paru-paru seharusnya tidak merokok lagi. Orang yang masih hidup dalam dosa sebetulnya belum sungguh-sungguh menerima Tuhan Yesus sebagai juru selamatnya. Akibat dosa pria harus bekerja keras untuk mencari nafkah dan wanita harus menderita sakit bersalin. Sampai sekarang hal itu tetap terjadi.

Jadinya apakah artinya korban Kristus di atas kayu salib ? Kita masih harus bekerja sampai sekarang dan wanita masih sakit bersalin. Kita masih berpakaian. Kel 20 :1 Lalu Allah berfirman akulah Tuhan Allahmu yang membawa engkau keluar dari Mesir. Baru Tuhan memberikan hukum. Kita sudah diselamatkan lebih dulu oleh hukum Kristus. kita sudah ditebus oleh Tuhan Yesus oleh hukum kasih. Orang Kristen berbuat baik karena: itu ciri pertobatan, mengasihi Tuhan, untuk menerima mahkota.

Bagaimana kalau orang jatuh dalam dosa ? Kita harus mengakui dosa kita di hadapan Tuhan dan mohon ampun kepadaNya. Beda antara jatuh dalam dosa dengan hidup di dalam dosa. Orang yang jatuh dalam dosa kemudian bertobat lagi. Tetapi orang yang hidup dalam dosa menikmati dosa tanpa bertobat. Ada orang yang tidak mau bekerja karena tidak percaya Tuhan akan memberkatinya. Seharusnya ia tetap percaya Tuhan akan menolongnya dengan belas kasihan. Sehingga ia tidak mencuri lagi. Orang yang sakit dapat sembuh jika percaya kepada Tuhan Yesus. Sadrakh, Mesakh dan Abednego bahkan tidak mau menyembah patung sekalipun Tuhan tidak menjawab doa mereka.

Jangan sengaja terus berbuat dosa. Ada 2 orang anak. Yang satu sungguh-sungguh belajat tapi mendapat nilai 5. Yang lainnya tidak belajar tapi juga mendapat nilai 5. Tentu orang tuanya akan memperlakukan mereka secara beda. Saya mengajarkan anak saya yang terpenting bukan nilainya tapi proses belajarnya. Kita harus berhubungan intim dengan Tuhan agar berkenan  kepada Dia. Ada customer saya yang memiliki 44 mobil dan banyak diantaranya adalah mobil mewah. Tapi Roh kudus berbicara dalam diri saya bahwa semuanya itu adalah sia-sia. Jika orang pindah agama demi kekayaan, jodoh, ketenaran berarti belum benar-benar mengenal Tuhan Yesus.

Seharusnya kita hidup dalam Roh jangan fokus pada kedagingan. Hidup dalam pergaulan yang baik dengan saudara-saudara seiman. Ada seorang ahli berkata apakah seseorang akan berhasil atau tidak di masa depan ? Lihat dari teman-temannya atau pergaulannya.


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter