KOTBAH

Pdp. Budiyanto Gunarso: 3 Cara Agar Perkenanan Tuhan Turun Atas Kita
Ibadah siang, 08 Januari 2012
Pengkotbah 3:1 - Tahun 2012 adalah waktu dimana perkenanan Tuhan turun atas setiap kita. Dalam II Korintus 6:1-2, tahun 2012 adalah tahun multiplikasi dan promosi karena perkenanan Tuhan turun atas kita. Sedangkan dalam Lukas 14:15-24 dalam ayat ke-16 setiap daripada kita diundang oleh Tuhan untuk masuk dalam pesta Tuhan. Arti dari anugerah adalah pemberian dari yang atas untuk yang bawah (dari Allah kepada manusia). Anugerah itu semata-mata adalah pemberian dan Allah yang memberikan kepada kita dan sebagai penerima (manusia) tidak boleh menuntut.
Saya percaya bahwa setiap daripada kita sudah menerima anugerah keselamatan daripada kita, tapi yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana dengan saudara-saudara kita yang mempunyai banyak alasan untuk menolak anugerah keselamatan daripada Tuhan.
Bagaimana cara agar perkenanan Tuhan turun atas kita? Lukas 5:1-11
1. Ayat 3 – Mengundang Tuhan Yesus masuk dalam perahu kita.
Tuhan Yesus naik ke dalam perahu Simon. Kita semua tahu dimana Simon ini baru saja selesai menjala dan tidak ada satupun ikan yang berhasil mereka tangkap. Ketika Tuhan Yesus naik ke perahu Simon, Simon tidak menolak kedatangan Tuhan Yesus tapi Simon mempersilahkan Tuhan Yesus untuk duduk dan mengajar (kondisi Simon Petrus sedang tidak baik dimana sedang tidak memiliki berkat yang luar biasa). Kalau kita mau melihat kemuliaan Tuhan dimana bagi Tuhan tidak ada yang mustahil maka kita harus meminta kepada Tuhan untuk naik, duduk dalam kehidupan kita dan mau menerima pengajaran daripada Tuhan Yesus.
2. Ayat 4-5 – Melakukan kehendak Allah
kalau kita mau menerima perkenanan Tuhan, maka kita harus melakukan kehendak Allah dalam hidup kita. memang ketika kita melakukan kehendak Tuhan ada harga yang harus kita bayar, tapi bukankah Tuhan Yesus juga mengorbankan diriNya untuk melakukan kehendak Tuhan.
Kenapa kita tidak mudah melakukan kehendak Tuhan?
a. Karena kita tidak tahu status kita apa dihadapan Tuhan? Kita adalah domba / anak dari Tuhan Yesus yang mana ini berarti kita adalah milik Tuhan.
b. Kadang-kadang tanpa kita sadari kita sudah mulai hitung-hitungan dengan Tuhan Yesus.
c. Kita belum bertobat dan kita belum menjadi anggota keluarga kerajaan Allah.
3. Ayat 11 – Berani mempercayakan hidup kita kepada Allah
setelah mereka menghela perahu yang penuh dengan ikan menuju darat, mereka justru meninggalkan perahu mereka dan pergi kepada Tuhan Yesus. Kalau kita mau menerima perkenanan daripada Tuhan, maka kita harus berani mempercayakan hidup kita kepada Tuhan dan bukan kepada harta/deposito/tabungan kita.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter