KOTBAH

Pdm Jacobus S. Wibowo: Menjadi Orang Berkenan Seperti Daud.
Ibadah siang. sore. 5 Februari 2012
Mungkin kali ini kedua kali dan terakhir kalinya. Indonesia yang terpilih dari beberapa negara lain. Awalnya SICC tidak menjadi pilihan. Dipilihlah tempat-tempat lain yang dianggap netral. Padahal kita percaya SICC adalah Rumah Doa Segala Bangsa. Pak Niko cuma berharap ada mujizat SICC yang dipilih. Tapi sudah bayar uang muka di Kemayoran, sudah dibuat websitenya, dsb. Tidak mungkin berubah. Kebetulan saya hadir di dalam rapat. Ternyata di Kemayoran akan ada acara lain juga, jadi akan crowded. Sehingga harus dipilih tempat yang lain. Kita yang pro SICC mengatakan di SICC. Tapi yang lain ada yang menentang karena dianggap kurang netral. Tapi puji Tuhan setelah tiga setengah jam akhirnya di SICC. Tidak usah berdebat. Tuhan berpihak kepada orang-orang yang berkenan. Jangan anda dituduh iblis bahwa anda banyak dosa, selalu melakukan kegagalan.
Joshua dan Kaleb dulu percaya bahwa Tuhan berkenan kepada bangsa Israel. Keterangan selanjutnya terbit di renungan harian BOM no 78. Sebulan sekali terbit renungan harian BOM. Ibu-ibu rumah tangga juga bekerja. Di dalam BOM terdapat tips-tips inspiratif. Renungan ini tidak ditulis nama bulannya agar tidak expired. Contohnya bagaimana memakai kartu kredit secara bijak.
Ada pengusaha Car Wash di sana. Ia tangkap sesuatu dan mengaku hutang kartu kredit hampir 600 juta. Betapa tidak jarinya cuma sepuluh, tapi kartu kreditnya 12. Walaupun satu kartu kredit kalau berpikir Tuhan bisa utus malaikat untuk bayar kartu kreditnya. Itu tidak bijak karena kecepatan gesek kartu kreditnya lebih cepat dari kecepatan malaikatnya.
Mari buka kitab Wahyu pasal 22: 11 dan 12.
Barangsiapa yang berbuat jahat biarlah ia terus berbuat jahat. Barangsiapa yang cemar biarlah ia terus cemar. Barangsiapa yang kudus biarlah ia terus menguduskan dirinya. Sesungguhnya aku datang segera dan aku membawa upah bagi setiap orang. Bahkan kita percaya Dia datang lebih cepat dari apa yang kita bayangkan. Tahun 2012 suku Maya percaya dunia akan mengalami kiamat. Tahun lalu terjadi Fire Tornado. Seperti tiang awan, tiang api di Brasil. Saya dengar konfirmasi dari para ahli Vulkanologi yang sedang shock. Mereka melihat gunung-gunung yang pasif akan mengalami erupsi, letusan yang sangat dahsyat. Seperti Krakatau tahun 1883. Abunya keliling dunia 3 kali. Menggelapkan Pulau Jawa dan Sumatra.
Ada Gunung Yellow Stone di Amerika akan meletus. Yang kedua di Indonesia yaitu Danau Toba. Para ahli vulkanologi berkata gunung di bawahnya akan mengalama The Great Eruption. Jawa, sumatra akan hilang seketika dari peta dunia. Siapa yang dari Sumatra harus berdoa semakin kencang. Sekarang di Danau Toba airnya semakin hangat. Ini sudah akhir daripada akhir zaman. Ada ayat yang aneh. Kitab Wahyu tadi berkata biarlah yang jahat dan cemar terus berbuat jahat dan cemar. Seharusnya ayat itu berkat siapa aygn berbuat jahat bertobat. Siapa yang berbuat benar teruslah berbuat benar. Hari-hari ini jangan menambah barisan sakit hati. Tuhan akan bikin ngablak seseorang yang tidak benar akhir-akhir ini. Ini adalah masa peperangan rohani besar. Mau kresendo atau dekresendo. Rohani kita mau seperti apa ? Multiplikasi, promosi, perkenanan Tuhan tahun ini jangan sampai kita lewati.
Saya baca kitab Esther saya merasa kaget. Pasal pertama Ratu Wasti dibuang. Pasal kedua Esther diangkat menjadi ratu. Kalau tidak dipanggil raja tidak boleh menghadap raja. Waktu itu raja memanggil Ratu Wasti tapi Ratu Wasti tidak mau, sibuk dengan urusannya sendiri. Karena perkenanan Tuhan , Esther dipilih menjadi ratu. Raja berkata kepada Esther mau separuh dari kerajaannya pun akan dikasih karena raja berkenan. Saul dibuang tapi Daud diangkat.
Mari belajar dari Kis 13:22. dalam satu ayat ini ada 2 nama dan berbeda sama sekali. Setelah Saul disingkirkan Daud diangkat menjadi raja. Seorang yang berkenan di hatiKu dan melakukan segala kehendakKu. Ada 2 nama yang mengalami perbedaan. aku telah mendapati Daud bin Isai. Mendapati secara sengaja dan tidak sengaja itu berbeda. Mendapat yang dimaksud di sini adalah Tuhan cari orang yang berkenan bagiNya. Ketika ia bertemu dengan Daud Tuhan melompat dan berkata ya sekarang sudah Kudapati. Tuhan berkata aku berkenan hanya pada 2 nama di alkitab. 1 kepada Yesus ketika dibaptis di sungai Yordan, yang lain kepada Daud. Saya kaget nama Daud disebut 66 kali di alkitab lebih banyak daripada nama Abraham, Bapa orang percaya. Berarti kita harus belajar pada pribadi Daud. 5 alasan kenapa Daud berkenan kepada Tuhan :
1. Daud adalah penyembah yang sejati : Mazmur 1 -150.
2. Daud suka akan taurat Tuhan.
3. Daud adalah orang yang suka mendengar akan suara Tuhan.
4. Daud adalah orang yang cepat bertobat.
5. Daud selalu mengandalkan Tuhan. 1 Samuel 17:20 dan 37
Yang pertama Daud adalah penyembah yang sejati. Ada penyembah yang tidak sejati, menyembah tergantung situasi kondisi. Ada yang menyembah Tuhan saat diberkati. Ada sebaliknya. Ada yang sebelum diberkati rajin menyembah Tuhan tapi begitu diberkati Tuhan dikit pujian dan penyembahannya berbeda. Ada seorang suami yang pulang dari kantor dan cerita pada istrinya kalau ia mengalami multiplikasi. Karena itu rapihkan koper dan pakaianmu. Ia mengira akan diajak keliling dunia ternyata malah diusir ke rumah ayah ibunya karena ia mau kawin lagi. Baru dapat berkat sedikit sudah lupa diri. 3 stadium lupa: lupa diri, lupa Tuhan, lupa ingatan. Alkitab berkata dulu Daud sangat miskin, cuma punya 3, 4 ekor domba. Ada dibawah garis kemiskinan. Tapi di tengah kemiskianannya ia bermain kecapi memuji dan menyembah Tuhan. Tapi begitu diangkat menjadi raja, memang tidak ada 1 kecapi lagi, tapi Daud membangun 1 orkestra di istananya. Ada biduan bersuara emas. Makin diberkati makin muji, nyembah Tuhan. Begitu diangkat jadi raja, ia dikatain gila oleh istrinya karena muji, nyembah Tuhan. Tuhan bisa lihat model anaknya yang diberkati. Siapa yang bisa terima berkat Tuhan.
World Assembly memprediksikan harusnya di tiap kantor minimal ada 1 Persekutuan Doa. Tuhan kalau ngomong sama saya singkat. Kalau Tuhan sudah berkenan, apa pun posisi kita tuhan berkenan pada kita. Tapi kita jangan lupa diri, lupa Tuhan dan lupa ingatan. Ada beberapa gereja GBI yang mentok.Ternyata karena pujiannya mentok. Jangan standard apalagi menurun. Ada gereja lain WL sudah bilang angkat tangan, mari sembah Tuhan, tapi mereka engga angkat tangan. Ada gereja yang dulunya miskin nyembah Tuhan luar biasa. Tapi begitu gerejanya bagus dikit, AC nya dingin, pujian penyembahannya semakin dingin.
Yang kedua Daud suka akan taurat Tuhan. Tuhan berkata berbahagialah orang yang merenungkan taurat Tuhan. Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi aliran air, yang berbuah pada musimnya, apa yang diperbuatnya akan berhasil. Apa saja yang diperbuatnya berhasil. Jadi pemimpin berhasil. jadi office boy berhasil, penjual mobil yang berhasil. Asal syaratnya suka akan taurat Tuhan. Sebab firman Tuhan adalah petunjuk. Suka mendengar suara Tuhan. Ada taurat yang tertulis dan ada yang tidak tertulis. Contohnya ada seorang gadis yang bingung memilih pasangannya apakah Handoko atau Herman. Keduanya seiman, cinta Tuhan, sepadan, bingung. Kita tidak bingung kalau mendengar suara Tuhan. Daud bukan tipe orang yang gampang dapat penglihatan, bukan tipe orang roh, orang banget kaya kebanyakan daripada kita. Cuma masalahnya Daud mengembangkan telinganya untuk mendengar Tuhan berbicara. Ia membangunkan fajar setiap hari, membangunkan fajar. Penting. Latih.
Ada seorang kaisar Thiongkok yang punya putra mahkota. Maka ia mengutusnya kepada seorang guru bijak. Dan oleh guru bijak pangeran langsung disuruh pergi ke hutan selama 10 hari. Pertama ia tidak mendengar suara apa pun. Lalu sang guru menyuruhnya pergi ke hutan lagi. 10 hari murid ini mendengar suara meskipun hutan itu begitu sepi yaitu suara gemricik air di sungai, suara burung berkicau, suara semilir angin di dedaunan. Maka gurunya berkata engkau juga belum lulus. Jadi sekarang pergilah ke hutan dan dengarlah apa yang bisa kau dengar di sana. Hari ke-30 telinganya mulai sensitif mendengar suatu suara. Belum sempat ditanya gurunya ia cerita bahwa ia mendengar suara kupu-kupu mengepakkan sayapnya, mentari pagi keluar dari peraduannya, kuncup bunga mulai bermekaran dan aku dengar rumput menghirup udara pagi.
Jangan bilang Tuhan tidak ngomong, tapi kita yang tidak melatih telinga kita. Suatu hari Daud bertanya kepada Tuhan. Tuhan berkata kalau kamu mendengar suara derap di daun kertau, itu tandanya kamu melangkah. Tahun lalu datang ibadah telat mungkin engga apa, tapi tahun ini jangan miss soal waktu. Daud dosanya lebih kotor dari Saul dan disembuyikan. Daud menyalahkan Batsyeba yang mandi. Sampai tuhan mengutus nabi Natan. Natan menggunakan perumpamaan. Ada 2 orang yang memiliki domba. Yang satu kaya dan memiliki banyak domba. Yang lain hanya memiliki 1 domba. Tapi Daud sembunyikan terus sampai Nabi Nathan berkata yang dimaksud adalah kau raja.
Daud tidak membantahnya sekalipun ia bisa membantah. Lalu bersujudlah Daud di hadapan Tuhan dan memohon ampun segera di hadapan Tuhan. Kalau kita bertobat dan hati Tuhan berkenan, Tuhan mengampuni. Jangan sering ulang dosa yang sama. Ada singer yang tampangnya tidak ada tanda-tanda kehidupan, bisa impartasi ke jemaat. Jadi kolektan jangan cemberut. Lakukan evaluasi. Ada cabang gereja yang pemimpinnya dokter rapih sekali. Ada handuk basah untuk lap keringat. Ada pengerja yang mengecek toilet setiap setengah jam apakah rapi, bersih, kering atau tidak. Periksa sound system ada nging atau mendem. Jemaat juga harus bertobat. Misalnya dalam memberi kolekte, jangan seribu lagi. Kalau sudah tidak merasa apa-apa berarti ganti. Harus sampai terasa ada pengorbanan. Dicoba saja maka multiplikasi dan promosi terjadi dalam hidupmu.ang terakhir selalu mengandalkan Tuhan. Selalu, sebab Tuhan selalu dapat diandalkan. Kemaren di Metro TV ada 2 orang di bawah 30 tahun yang sudah sukses, mempunyai penghasilan 10 milyar lebih. Yang satu perempuan Marry Riana, Chinese, sukses menjadi konsultan keuangan di Singapura. Ia berkata ia adalah korban kerusuhan 98. Sendiri di sana. Tidak lancar bahasa Inggris, Mandarin. Ia jual segala produk. Tapi ia berkata ia bersyukur punya Tuhan. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter