KOTBAH


Percaya Akan Janji Tuhan

Pdt Alex A.B (Berlin, Germany)
Ibadah Sore: 15 Juni 2008
Bacaan Firman: Kejadian 15:1-6, Kejadian 17:1-2

Abraham, Bapa segala orang percaya, percaya kepada Tuhan dan hal tersebut diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran. Pada usia yang sudah senja ia menerima janji Allah bahwa ia akan diberikan keturunan dan keturunannya akan menjadi sangat banyak sehingga ia akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Secara logika manusia pada usia yang sudah tidak mungkin lagi bereproduksi janji Tuhan tampak sebagai sesuatu yang sangat mustahil. Sara, istri Abraham yang berusia 90 tahun sudah mati haid bahkan menertawakan janji tersebut. Tuhan berfirman bahwa tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Abraham menjadi nama yang dikenal saat ini berubah dari nama seblumnya: Abram, dan Sarai menjadi Sara sebab ia diberkati dan menjadi ibu bangsa-bangsa.

Tuhan mengizinkan istri saya mengalami suatu penyakit yang hanya ada di musim dingin yang disebut Multiple Sclerosis (MS) dan menurut dokter di Jerman penyakit ini menyerang otak pada negara-negara Asia seperti Jepang dan China, sedangkan di Eropa yang diserang adalah syarafnya. Istri saya diserang di bagian syaraf. Penyakit MS merupakan kebalikan dari penyakit AIDS yang mengakibatkan lemahnya kekebalan tubuh. Penyakit ini meningkatkan kekebalan tubuh secara berlebihan karena sel darah putihnya lebih banyak sehingga setiap hari istri saya diserang oleh darah putih ini hingga lumpuh. Mengangkat gelas, membuka tutup botol dan beberapa hal lain tidak dapat dilakukannya, termasuk menahan untuk buang air kecil sehingga ia sering mengompol.

Hal ini membuat saya protes kepada Tuhan dan hampir murtad, namun Tuhan menguatkan saya. Ketika saya percaya akan janji Tuhan akan kesembuhan, maka hal itu diperhitungkan sebagai suatu kebenaran. Puji Tuhan, kemudian terjadi mujizat, istri saya disembuhkan secara ajaib. Mujizat Tuhan itu nyata. Janjinya Ya dan Amin.

Percayalah selalu akan Janji Tuhan, karena Dia tidak akan pernah mengecewakanmu. Dia yang menjanjikannya adalah setia. Haleluya! (EW)


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter