PESAN GEMBALA

Arti Pentakosta
Tweet
Pdm. Agustinus Puspawiguna
Ibadah siang, 12 Juni 2011
Siapakah keduabelas rasul? Mereka adalah orang biasa yang rata-rata berprofesi sebagai nelayan bahkan mungkin ada yang pemungut cukai. Kisah para rasul 1:1-9, sebelum memasuki masa pentakosta, ada 2 masa yaitu para rasul di minta untuk menanti-nantikan Tuhan dan Yudas digantikan oleh Matias.
Kisah Para Rasul 2:1-4 arti dari Pentakosta adalah:
- Hari ke-50. Ketika bangsa Israel di bebaskan oleh Tuhan dari bangsa Mesir, mereka sangat bersyukur kepada Tuhan dan mereka merayakan dengan nama Pentakosta.
- Perayaan ini bukan hanya karena mereka dibebaskan Tuhan dari Mesir, tapi hari di mana mereka menuai semua hasil pertanian mereka.
- Pentakosta juga mempunyai arti yaitu turunnya 10 perintah Allah atas bangsa Israel.
- Perayaan Pentakosta di perjanjian lama dan baru mempunyai persamaan: a) Sama-sama ditempat tinggi b) Merupakan hari yang ke-50
- Perayaan dimana Roh Kudus dicurahkan oleh Tuhan
- Hari jadi gereja, dimana para rasul sungguh-sungguh memberitakan kabar baik, keselamatan dari Tuhan Yesus untuk kita semua.
Yesaya 44:3 Tuhan akan mencurahkan semua kebutuhan kita, agar kita bisa menuai / menghasilkan tuaian yang berlimpah. Janji Tuhan ketika mencurahkan Roh Kudus adalah kita mempunyai kuasa agar kita bisa menjadi saksi Tuhan di Yerusalem, Yudea, Samaria, dan sampai ke ujung bumi.
Akhir-akhir ini kita akan diperhadapkan pada 2 pilihan yaitu : apakah kita akan memilih Tuhan atau memilih mammon? Kalau kita memilih Tuhan, harusnya kita lebih membawa banyak jiwa-jiwa kepada Tuhan.
Kondisi tanah yang kering adalah:
1. Kondisi dimana kita yang haus dimana kita haus akan Tuhan Mazmur 63:2. Ketika Tuhan akan naik ke Surga, ada seorang murid-Nya yang bahkan bertanya kepada Tuhan kapan Tuhan akan memulihkan kerajaan Israel? Tuhan tidak menjawab pertanyaan ini, tapi malah memilih naik ke Surga. Apakah yang ada dipikiran para murid-murid Tuhan Yesus ketika hal ini terjadi? Mereka jadi bingung. Kenapa? Karena mereka sebelumnya sudah berpikir bahwa mereka akan di angkat dan bisa duduk dalam kerajaan. Ketika Tuhan Yesus naik ke Surga, segala pengharapan para murid-muridNya menjadi hilang, mereka bingung, dan takut. Tapi hal ini tidak berlangsung lama, karena mereka ingat, bahwa Tuhan meminta agar mereka tetap setia menunggu pencurahan Roh Kudus. Hari demi hari, ada kekuatan yang terus para murid ini rasakan. Kekuatan inilah yang bisa membuat para murid bisa tetap kuat dalam menantikan Tuhan. Tuhan rindu agar kita mempunyai hati yang selalu rindu akan Dia.
2. Filipi 3:14 orang yang mempunyai tekad dimana akan terus mencari Tuhan. 2 Timotius 3:2 di akhir jaman ini, orang akan semakin mencintai dirinya sendiri. Kita boleh kaya, tapi kita jangan ingin menjadi kaya. Oleh sebab itu, Yudas diganti menjadi Matias. Arti dari nama Yudas adalah lambang manusia yang cinta akan uang sedangkan arti dari nama Matias adalah memberi dan mengandalkan Tuhan. Efesus 5:18 hendaklah hidup kita penuh dengan Roh Kudus. Kita menerima baptisan Roh Kudus hanya satu kali seumur hidup kita, tapi kepenuhan Roh Kudus itu akan terjadi terus menerus seumur hidup kita. Ketika kita mulai mencintai uang, maka secara tidak langsung, Roh Kudus yang sudah ada di dalam diri kita akan mulai keluar. Kita wajib untuk terus dipenuhi dengan Roh Kudus. Manusia yang dipenuhi dengan Roh Kudus, maka kita akan menjadi seperti Yesus.
Untuk terus mengalami kepenuhan Roh Kudus, maka yang harus kita lakukan adalah:
1. Berani terbuka dengan Roh Kudus – belajar memerangi cinta akan uang.
2. Roh Kudus dicurahkan untuk kita agar kita menjadi saksi Tuhan dimanapun kita berada.
Sepanjang pencurahan Roh Kudus, mukjizat besar tetap terjadi. Ketika Petrus belum mengalami kepenuhan Roh Kudus, dia tidak berani bahkan terhadap anak kecil, tapi ketika Petrus mengalami kepenuhan Roh Kudus, dia berani memberitakan tentang Tuhan Yesus.
Mungkin diantara kita banyak yang berpikir, untuk menjadi saksi rasanya terlalu berat, bahkan mungkin kita berpikir kita sendiri kadang mengalami sakit penyakit dan lain-lain tapi mari kita mulai berani memberitakan tentang kebaikan Tuhan.
Roh Kudus adalah Roh penghibur dan bukan roh pendakwa. Percayalah, waktu Tuhan bukan waktu kita. Roh Kudus adalah Roh Kebenaran. Kita bukan orang-orang benar, tapi kita semata-mata dibenarkan oleh Roh Kudus.
Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter