RENUNGAN


SUPLEMEN COOL - MEI #3 MEMPERHATIKAN ORANG MISKIN


   Pesan TUHAN melalui Gembala Sidang/Pembina kita di Tahun 2013 ini adalah lebih memperhatikan orang-orang miskin. Bahkan Gembala kita dalam setiap kesempatan bersaksi bagaimana beliau ingin dikenal pelayanannya (Gereja GBI Jl. Gatot Subroto dan seluruh Rayon/Cabang-nya) sebagai pelayanan yang memperhatikan orang-orang miskin. Tentunya apa yang Bapak Gembala sampaikan bukan sekedar perkataan saja, melainkan beliau nyatakan dalam bentuk tindakan. Bakti sosial serta bantuan sosial melalui Yayasan Kasih Peduli Masyarakat Indonesia, Healing Movement Crusade yang telah diadakan di ratusan tempat, serta yang terbaru adalah pembangunan Graha Bina Asuh untuk menampung dan membina anak-anak terlantar dan orang-orang jompo.

COOL sebagai ‘ujung tombak’ penggembalaan dan penginjilan di gereja kita tentunya harus memiliki warna serta ciri pelayanan yang sama dengan Gembala Sidang / Pembina kita. Sudahkah kita memperhatikan orang-orang miskin yang ada di sekitar COOL kita? Bagaimana kita melakukannya?

1.   Tergerak.
“Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.” (Matius 9:36)

   Semua jenis pelayanan dimulai dari hati kita. Tanpa hati yang tergerak, kita hanya akan tetap berpangku tangan, tidak melakukan tindakan apa-apa melihat kondisi yang ada di sekitar kita. Kiranya hati kita tergerak oleh 2 (dua) hal: Kasih kepada TUHAN YESUS dan Belas kasihan kepada Jiwa-jiwa.  Belas kasihan akan jiwa-jiwa pasti muncul dan menggerakkan hati kita saat kita memiliki hati TUHAN, serta memandang seperti TUHAN YESUS memandang terhadap jiwa-jiwa.

Doa:
Mari ambil waktu untuk berdoa sejenak, minta hati-NYA TUHAN YESUS memenuhi hidup kita sehingga kasih kepada TUHAN YESUS serta kasih kepada jiwa-jiwa menggerakkan hati kita untuk bertindak nyata bagi lingkungan sekitar COOL kita.

2.  Bergerak
“yaitu tentang Yesus dari Nazaret: bagaimana Allah mengurapi Dia dengan Roh Kudus dan kuat kuasa, Dia, yang berjalan berkeliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis, sebab Allah menyertai Dia.”  (Kisah Para Rasul 10:38)

   Tentunya hati yang tergerak harus diwujudkan dengan tindakan. Hati TUHAN YESUS yang tergerak oleh belas kasihan akan jiwa-jiwa yang terlantar seperti domba yang tidak bergembala membuat TUHAN YESUS bergerak, berjalan keliling sambil berbuat baik dan menyembuhkan semua orang yang dikuasai Iblis.

   Mari anggota COOL, kita mulai bergerak. Lakukanlah pemetaan terhadap lingkungan sekitar COOL kita, perhatikan dan data orang-orang yang kesusahan yang membutuhkan bantuan dari kita. Mungkin ada anak sekolah yang tidak dapat melanjutkan pendidikannya karena tidak memiliki biaya, mungkin ada orang sakit yang sudah lama tidak kunjung sembuh karena tidak punya biaya untuk berobat ke dokter, mungkin ada yang kesulitan membeli bahan pokok untuk makan, dan masih banyak hal lain yang dapat kita perhatikan dan kita data. Kalau kita berada di lingkungan yang memiliki tingkat ekonomi yang tergolong mampu, mungkin kita bisa melakukan bakti sosial kita di daerah lain yang membutuhkan.

Proyek Ketaatan:
Lakukan!

3.  Berdampak.
Dampak dari apa yang kita lakukan tentunya dapat kita lihat setelah kita melakukannya berkali-kali. Artinya, kalau COOL kita ingin menjadi COOL yang berdampak bagi lingkungan, maka tindakan kita memperhatikan orang-orang miskin janganlah hanya program sesekali saja, melainkan tindakan yang kontinu, yang berkesinambungan. Memang pasti membutuhkan biaya yang tidak sedikit, tapi paling tidak kita melakukan apa yang mampu kita kerjakan dan lakukan. Yakinlah bahwa apa yang kita tabur pasti akan kita tuai. (DL/2013)

“Siapa menaruh belas kasihan kepada orang yang lemah, memiutangi TUHAN, yang akan membalas perbuatannya itu.” (Amsal 19:17)

Apakah anda memiliki kisah/kesaksian COOL anda berdampak bagi sekeliling anada?  Bagikanlah kepada kami kisah dan kesaksian anda melalui e-mail:

kesaksian.cool@gmail.com


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter