RENUNGAN


Hendaklah Pelitamu Menyala


SUPLEMEN COOL - Minggu #3 Januari 2010
 
Matius 25:1-13

Pesan TUHAN bahwa kedatanganNya sudah semakin dekat, hari-hari ini semakin banyak dikumandangkan. Kita harus mempersiapkan diri dan berjaga-jaga menyambut kedatanganNya. Hendaknya kita berjaga-jaga seperti kelima gadis yang bijaksana dan bukan seperti kelima gadis bijaksana yang telah kita baca dalam teks diatas. Kelima gadis disebut bijaksana karena mereka memastikan minyak dalam pelita mereka senantiasa tersedia.

Apakah yang dimaksud dengan minyak/pelita dalam kisah diatas? Beberapa orang mungkin menafsirkannya sebagai urapan. Tetapi urapan TUHAN bukanlah sesuatu yang diperjual-belikan, sehingga pastilah minyak/pelita didalam teks tersebut pastilah bukan berbicara mengenai urapan. Penjelasan mengenai hal ini ternyata kita dapatkan dari khotbah TUHAN YESUS dalam Matius 5:13-16 (baca bersama-sama). Ayat 16 jelas berkata: "...hendaklah terangmu bercahaya di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan Bapa-mu yang di sorga." Jadi yang dimaksud dengan pelita (=terang) adalah perbuatan baik yang kita lakukan di dalam TUHAN dan yang berdampak bagi orang lain. [Perhatikan juga Efesus 2:10 dikatakan bahwa kita "...diciptakan dalam KRISTUS YESUS untuk melakukan pekerjaan baik ..."]. Jelaslah, maka menjelang kedatangan TUHAN yang kedua kali, kita harus berjaga-jaga dengan melakukan perbuatan baik.

Perbuatan baik apa saja yang hendaknya kita lakukan? Pada dasarnya ada dua hal yang harus kita lakukan:

1. Perbuatan baik ("care") kepada mereka yang membutuhkan pertolongan kita. (baca Matius 25:34-40)

Bacaan kita di Matius 25:34-40 dengan jelas berkata bahwa ketika kita peduli kepada mereka yang sedang dalam keadaan susah, artinya kita juga melakukan perbuatan baik kepada TUHAN. Inilah yang harus semakin giat kita lakukan menjelang kedatangan TUHAN yang kedua kali: melakukan perbuatan baik (peduli/"care") kepada mereka yang membutuhkan pertolongan kita. Jika kita sedang melakukannya, maka lakukanlah lebih lagi.

Suatu kali Pdt. Niko ditanya oleh TUHAN: jika Pdt. Niko boleh memilih, Gereja yang digembalakannya ingin dikenal sebagai Gereja apa, Pdt. Niko menjawab ia ingin agar Gereja ini (berarti kita) dikenal sebagai Gereja yang peduli kepada mereka yang miskin dan membutuhkan pertolongan. Inilah yang menjadi tindakan nyata Gereja ini selanjutnya kedepan, yaitu peduli kepada mereka yang miskin dan berkekurangan sehingga nama TUHAN dipermuliakan dihadapan mereka. Kita secara pribadi maupun secara berkomunitas-pun hendaknya menangkap dan menjalankan visi ini. Mulailah mencari cara atau jalan bagaimana Anda dan COOL dapat berperan aktif di dalam kepedulian terhadap mereka yang miskin dan membutuhkan.

2. Perbuatan baik secara pribadi kepada TUHAN, yaitu dengan senantiasa beribadah dengan takut dan hormat kepada TUHAN. (Roma 12:1)

Seluruh keberadaan dan kehidupan kita adalah untuk memuliakan nama TUHAN. Ibadah kita yang sejati adalah kita menyerahkan tubuh-jiwa-roh kita seluruhnya untuk kemuliaan dan rencana besar TUHAN. Itulah ibadah, itulah perbuatan baik kita secara pribadi kepada TUHAN. Bentuk ibadah ini terlihat nyata melalui:

a. Taat perintah TUHAN (Ulangan 11:8-15).
b. Bergaul semakin intim dengan TUHAN, yaitu dalam doa-pujian-penyembahan dan merenungkan firman TUHAN siang dan malam.
c. Mengucap syukur atas segala sesuatu.
d. Setia dalam persekutuan tubuh Kristus (1 Korintus 15:58, Ibrani 10:25).

Dua hal ini (yaitu point 1 dan 2 diatas) tidak boleh dipisahkan, tetapi harus dilaksanakan bersama-sama.


Peneguhan
Bacalah kembali Matius 5:16. Perbuatan baik kita bukanlah untuk mencari kemuliaan bagi diri kita sendiri, tetapi agar banyak orang yang tidak percaya atau sedang lemah iman melihat perwujudan kasih KRISTUS melalui tindakan kita. Upah yang kita dapatkan adalah di Matius 25:34. TUHAN YESUS memberkati.

 
Pesan Khusus:
Di dalam rangka menjawab visi TUHAN, maka SubDiv Pembinaan COOL menghimbau agar setiap COOL melakukan penabungan koin-koin kecil selama bulan Januari-Maret 2009, yang nantinya akan dikumpulkan dan diserahkan untuk membantu mengejawantahkan kemiskinan melalui acara konferensi Global Care on Indonesia, 15-18 Maret 2010 di SICC. Terkadang kita mungkin meremehkan koin-koin kecil kita, tetapi jika kita kumpulkan selama 3 bulan ini secara teratur, dapat memberi dampak/hasil yang besar. Cara ini secara spesifik TUHAN wahyukan dalam Doa-puasa Pengerja GBI Jl.Gatot Subroto di SICC pada awal bulan November 2009. COOL mengumpulkan koin-koin tersebut melalui KaDept/KaBid COOL masing-masing untuk kemudian didata dan diserahkan kepada konferensi Global Care on Indonesia sebagai partipasi COOL Rayon/Cabang yang bersangkutan. Mari kita jawab visi yang kita dapat dari TUHAN ini. TUHAN YESUS memberkati.

SubDiv Pembinaan COOL.


Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter