SERBA-SERBI


Catatan HMC Youth Agustus 2008 Session III: Pemulihan Gambar Diri


Tanjung Duren - 23 Agustus 2008. Waktu menunjukkan pukul 14.15 WIB ketika para peserta Healing Movement Camp Youth bergegas naik ke lantai 3 setelah menyantap snack yang disediakan oleh panitia. Session 3, Pemulihan Gambar Diri segera dimulai. Rocky dan tim mulai memimpin puji-pujian. Para peserta pun antusias mengikuti pujian penyembahan.

Lagu "Betapa Hebat" dan beberapa pujian dinaikkan diiringi dengan sorak-sorai para peserta memuji betapa besar dan dahsyat Allah kita. Session pada jam-jam seperti ini memang termasuk rawan ngantuk, namun pada saat itu seluruh peserta tampak antusias dengan puji-pujian. Musik kemudian beralih ke tempo yang lebih slow. Penyembahan dimulai. Lagu "Erat Dengan Hati-Mu" dinaikkan dan serentak seisi ruang ibadah larut dalam penyembahan dan kekaguman kepada Allah yang menciptakan kita secara dahsyat dan ajaib.

Praise & Worship dinaikkan
Praise & Worship dinaikkan


Kak James naik ke mimbar untuk membawakan pelayanan Firman Tuhan sore itu. Dengan kemeja seragam hitam-hitam khas HMC, Kak James memimpin doa agar semua peserta dapat melihat diri mereka sendiri seperti apa yang Tuhan katakan tentang mereka dan bukan apa yang dunia atau iblis katakan.

Kak James berdoa sebelum membawakan Firman Tuhan
Kak James berdoa sebelum membawakan Firman Tuhan



Gambar diri merupakan suatu sistem penilaian yang diciptakan untuk memberikan gambaran tentang kita dan menghargai diri kita. Saat manusia jatuh dalam dosa, manusia lebih percaya kepada apa kata dunia atau kata iblis tentang dirinya daripada apa kata Allah.

Berikut ini adalah bentuk kepercayaan yang salah mengenai gambar diri:

1. Supaya saya berharga, saya harus memenuhi standard tertentu, akibatnya Kita menjadi takut gagal, menarik diri dari resiko, perfeksionis, mengejar kesuksesan (memaksa diri/orang lain demi kesuksesan). Roma 3:28 mengatakan bahwa kita dibenarkan dan berkenan kepada Allah, bukan karena memenuhi standard tertentu tetapi karena ditebus oleh darah Yesus, yaitu karena anugerah.

2. Supaya saya dapat diterima oleh orang lain, saya harus mempertahankan penampilan/standard tertentu, akibatnya kita menjadi takut ditolak, berusaha tampil sehebat-hebatnya, menarik diri dari orang lain, sangat sensitif terhadap kritik, berusaha menyenangkan orang lain dengan harga apapun. I Yohanes 4:10 mengatakan bahwa kita diterima dan dikasihi Tuhan saat kita masih di dalam dosa. Tuhan menerima kita apa adanya untuk diubahkan dan dimuliakan.

3. Barang siapa gagal, termasuk diri sendiri, tidak layak dikasihi dan pantas dihukum, akibatnya kita menjadi terintimidasi, tertuduh, saat melakukan kesalahan atau kegagalan kita menarik diri dari Tuhan dan dari orang lain, bahkan senang atau seringkali menghukum orang lain. II Timotius 2:13 mengatakan bahwa Tuhan mengubahkan kita dengan kasih setiaNya yang sempurna.

4. Saya sudah seperti ini, tidak bisa berubah, tidak punya harapan, akibatnya kita menjadi minder dan malu, menarik diri dari persekutuan, terikat kebiasaan-kebiasaan yang merusak dan tidak memiliki kemauan untuk diubahkan.


Setelah menyampaikan Firman Tuhan, Kak James menantang seluruh peserta untuk memilih apa yang Tuhan katakan tentang mereka dan memberikan hidup mereka kepada Tuhan. Sebagian besar peserta maju ke depan untuk didoakan. Segera setelah para fasilitator dipersilakan oleh Kak James untuk mendoakan, dengan sigap para fasilitator langsung mendoakan para peserta yang maju ke depan. Sebagian besar dilawat dengan dahsyat sore itu.

Suasana altar call
Suasana altar call


Setelah selesai session dibuka ruang kesaksian untuk session Pemulihan Gambar Diri. Kesaksian dimulai dengan kesaksian MC, Suriani, yang menceritakan betapa dulunya dia juga mengalami kerusakan gambar diri yang lumayan parah, namun di HMC Tuhan memulihkan dia. Kemudian salah seorang peserta dari GBI Sungai Yordan maju bersaksi betapa dia dilawat Tuhan selama mengikuti HMC Youth ini. Setelah kesaksian, session ditutup dengan pengumuman dan doa dari Ricky, ketua panitia HMC Youth kali ini.

Suriani, MC kita dari Jelambar membagikan kesaksiannya
Suriani, MC kita dari Jelambar membagikan kesaksiannya
 
Ricky, sang Ketua HMC Youth, setelah selesai pengarahan dan doa penutup session ketiga
Ricky, sang Ketua HMC Youth, setelah selesai pengarahan dan doa penutup session ketiga



Waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB dan rangkaian session HMC untuk hari keduapun berakhir. Setelah selesai, Ricky sempat memberikan pengarahan kepada para fasilitator dan panitia, setelah itu semuanya kembali ke rumah masing-masing. Masih ada hari terakhir besok untuk menuntaskan yang belum dipulihkan dari para peserta. Kita pasti pulih! Yes, yes, yes! (EW)



Ikuti GBITanjungDuren.com di Twitter



Yang lain di Serba-Serbi: